Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS 48 Mahasiswa STAI Bahriyatul Ulum Pandan Resmi Dilepas KKN di Tapteng, Ini Daerah Penempatannya

48 Mahasiswa STAI Bahriyatul Ulum Pandan Resmi Dilepas KKN di Tapteng, Ini Daerah Penempatannya

Sebanyak 48 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Bahriyatul Ulum KH Zainul Arifin Pandan dilepas untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun Ajaran 2025–2026.

Dibaca Juga : Klarifikasi Damasus Resto: Isu Pencemaran Danau Toba Ternyata Tidak Benar

Acara pelepasan dilakukan Wakil Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Mahmud Efendi, bersama Asisten Administrasi dan Umum, Nurjalilah, serta dosen di Kantor Bupati Tapteng, Rabu (22/4/2026).

Mahmud menyampaikan, atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng, pihaknya mengapresiasi dan menyambut baik rencana kegiatan program KKN di sejumlah kecamatan di Tapteng.

Ia mengajak, dalam melaksanakan KKN, seluruh mahasiswa dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt. sebagai landasan mental untuk berpikir dan melaksanakan kegiatan turun ke masyarakat.

“KKN bukan sekadar program akademik, melainkan bentuk pengabdian, pembelajaran, dan interaksi nyata di tengah-tengah masyarakat. Maka itu, jadilah teladan bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua STAI Bahriyatul Ulum KH Zainul Arifin Pandan, Indri Harmaili Lubis, menyampaikan bahwa kampus STAI Bahriyatul Ulum Pandan yang beralamat di Jalan Dangol Lumbantobing atau sering disebut Simpang Pesantren memiliki dua program studi, yakni Prodi Pendidikan Agama Islam S1 dan Prodi Perbankan Syariah S1.

“Terima kasih kepada Wakil Bupati dan Pemkab Tapteng yang berkenan menerima kami. STAI Bahriyatul Ulum Pandan akan melaksanakan KKN,” katanya.

Ia menjelaskan KKN merupakan salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 ini, dengan jumlah 48 mahasiswa, yang terdiri atas 33 mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam dan 15 mahasiswa Prodi Perbankan Syariah.

“Sebanyak 48 mahasiswa yang akan melaksanakan KKN ini akan dikoordinasikan oleh 18 dosen, dan setiap posko terdapat dua dosen,” ucapnya.

Dibaca Juga : Reses Komisi X DPR: Pemkab Toba Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas Utama

Indri menambahkan, kecamatan yang menjadi lokasi KKN tersebar di sejumlah wilayah di Tapteng, yaitu Kecamatan Sibabangun, Lumut, Kolang, Sorkam, Tapian Nauli, Pinangsori, dan Pandan.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan