Reses Komisi X DPR: Pemkab Toba Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas Utama
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba menyampaikan usulan untuk dunia pendidikan, termasuk kesejahteraan tenaga pengajar khususnya honorer. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Toba, Audi Murphy Sitorus saat reses Komisi X DPR ke Kabupaten Toba, Rabu (22/4/2026).
Dibaca Juga : Pemkab Dairi Gandeng PT Pupuk Indonesia, 105 Hektar Lahan Disulap Jadi Sawah Produktif
“Mengapa dunia pendidikan begitu sangat berharga bagi kami, khusunya Batak sebab ada satu filosofi bagi kami, ‘ Anakhon hi do hamoraon di au’ (anak merupakan harta yang paling berharga). Jadi semiskin apapun orang tua di Batak, akan berupaya semaksimal mungkin menyekolahkan anak setinggi-tingginya. Untuk mencapai pendidikan diperlukan fasilitas sekolah yang memadai,” ujar Audi Murphy.
Selanjutnya, Ketua DPRD Toba, Franshendrik Tambunan juga menyampaikan kepada Komisi X DPR RI agar memperhatikan kesejahteraan tenaga pengajar.
“Melalui usulan ini agar tersampaikan ke pemerintah pusat untuk memberi perhatian terhadap kenaikan gaji tenaga pengajar di Kabupaten Toba, seperti guru PAUD-TK,” katanya.
Menyambut usulan tersebut, Ketua Tim Reses, Kurniasih, menyebut semoga akan ada renovasi untuk SMP Negeri 1 Balige yang dikunjungi, serta memberi perhatian terhadap angka partisipasi kuliah anak yang dapat ditingkatkan.
“Semoga ada langkah konkrit untuk SMP yang telah dikunjungi tadi seperti renovasi dan pembangunan,” ucap Kurniasih.
Dibaca Juga : BBM di Siantar Dijamin Aman hingga Akhir 2026, Pemko Perketat Pengawasan Distribusi
Dikesempatan reses tersebut, Pemerintah Kabupaten Toba menyampaikan beberapa proposal seperti, permohonan pembangunan gedung olahraga, peningkatan akses pendidikan, rehabilitasi gedung sentra pemuda, gedung layanan perpustakaan, serta revitalisasi Makam Pahlawan Raja Sisingamangaraja.






