Kos-kosan di Kisaran Digerebek, Tujuh Penghuni Diciduk Polisi
Tim penyidik dari Subdit I Direktorat Reserse Kriminal Reserse Narkoba Polda Sumut menggerebek sebuah kos-kosan di Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Kisaran Barat, Kecamatan Kisaran, Kabupaten Asahan, Jumat (24/4/2026).
Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan penggerebekan itu dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat yang menyebut adanya transaksi jual-beli narkotika di lokasi. Kata Ferry, penggerebekan itu berlangsung dramatis, karena saat datang ke lokasi polisi berpura-pura menjadi penumpang becak motor.
Setibanya di depan kos-kosan, lanjut Ferry, tim yang semula menyamar langsung melakukan penyergapan dan menangkap sejumlah orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Di lokasi, polisi menemukan sebuah kamar yang sudah dimodifikasi. Dimana, bagian depannya dilubangi seukuran kepalan tangan orang dewasa untuk dijadikan loket jual beli narkoba.
“Lalu di bagian belakang kamar dilubangi kurang lebih 1 meter, tembus ke area belakang indekos mengantisipasi apabila ada penggrebekan. Lubang itu ditutup menggunakan lemari sebagai kamuflase,” ujar Kombes Ferry, Senin (27/4/2026).
Baca juga : Sarang Narkoba di Tepi Sungai Nenassiam Digerebek Polsek Medang Deras
Ditegaskan Ferry, dari hasil penyelidikan timnya, kos-kosan ini dijadikan sebagai markas gembong narkoba yang melakukan penjualan gelap narkoba di wilayah pemukiman padat penduduk. Lanjut Ferry, dalam penggerebekan terdapat tujuh orang ditangkap.
Diuraikan dia, adapun nama-nama yang diamankan dalam kasus ini antara lain, MS, 30 tahun, warga Jalan Chairil Anwar, Gang Buntu, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan. MS berperan sebagai bandar narkoba yang kerap menjual sabu kepada masyarakat sekitar, termasuk kepada pelajar.
Kemudian, NJS (41), dan DF (24) orang yang membantu MS menjual narkoba. Selanjutnya, ada ANT (51), ST (40), dan NS sebagai pengguna narkoba dan Kemudian, seorang pelajar kelas 3 Sekolah Menengah Atas (SMA) berinisial KS (17) ditangkap saat sedang beli sabu-sabu.
“Para pelaku memiliki peran berbeda-beda,” ucapnya.
Dalam penggerebekan tersebut polisi telah menyita seberat 6,7 gram narkotika jenis sabu. Lalu, timbangan digital, sendok untuk mengambil narkoba, 100 buah plastik bening, handphone, uang tunai sebesar Rp7 juta.






