Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS SEMMI Asahan: Milad ke-70 Jadi Penguat Konsolidasi Mahasiswa

SEMMI Asahan: Milad ke-70 Jadi Penguat Konsolidasi Mahasiswa

Ketua Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Kabupaten Asahan, Syafrizal Ritonga, menegaskan momentum Milad ke-70 SEMMI harus menjadi titik konsolidasi besar bagi mahasiswa untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah.

Hal itu disampaikannya usai kegiatan peringatan Milad ke-70 SEMMI yang mengusung tema “Kolaborasi Mahasiswa Menuju Asahan yang Religius, Maju, dan Berkelanjutan.” Kegiatan ini dinilai Syafrizal bukan sekadar seremoni, melainkan ruang aktualisasi gagasan dan penguatan peran mahasiswa di tengah dinamika zaman.

“Usia 70 tahun bukan angka yang kecil. Ini adalah fase kematangan bagi SEMMI untuk semakin aktif dalam edukasi publik, penguatan kaderisasi, serta menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap arah pembangunan,” ujar Syafrizal, Minggu (26/4/2026).

Ia menekankan, mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah arus perubahan global. Tantangan geopolitik, tekanan ekonomi, hingga perubahan sosial yang cepat, menurutnya, membutuhkan respons kritis dan kontribusi nyata dari kalangan intelektual muda.

Baca juga : 48 Mahasiswa STAI Bahriyatul Ulum Pandan Resmi Dilepas KKN di Tapteng, Ini Daerah Penempatannya

“Mahasiswa harus bersatu, memperluas cara pandang, dan menghadirkan solusi konkret. Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, kolaborasi adalah kunci untuk mendorong Asahan ke arah yang lebih baik,” tuturnya.

Syafrizal Ritonga menutup kegiatan dengan harapan besar agar sinergi antara mahasiswa, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat terus terjaga. Ia menegaskan, SEMMI siap menjadi mitra strategis dalam mendorong terwujudnya Asahan yang lebih sejahtera, religius, dan berdaya saing di masa depan.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Azmy Ismail, Pemerintah Kabupaten Asahan memberikan apresiasi atas kontribusi panjang SEMMI dalam mencetak generasi muda yang kritis, berintegritas, dan berdaya saing.

Workshop Nasional yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber dari kalangan akademisi, aparat TNI-Polri, hingga tokoh masyarakat. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai perspektif mengenai peran mahasiswa dalam pembangunan berkelanjutan.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan