Ketegangan Memuncak, PKL Binjai Kembali Kuasai Jalan Olahraga
Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) kembali menggelar lapak dagangan di Jalan Olahraga, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur (depan Masjid Agung), Selasa (28/4/2026) siang.
Dibaca Juga : Somasi Kepala SD ke Ketua DPRD Dairi Disebut “Gertak Sambal”, Publik Pertanyakan Keseriusan
Langkah ini dilakukan setelah para pedagang mendapat izin sementara dari anggota DPRD Binjai, Muhammad Iskandar, yang memberikan kelonggaran berjualan hingga Rabu, menyusul aksi massa para pedagang di DPRD Binjai sehari sebelumnya.
Namun, kedatangan pedagang kembali menimbulkan ketegangan dengan petugas Satpol PP yang melakukan pengawalan ketat di lokasi. Situasi sempat memanas akibat adu mulut antara pedagang dan petugas, yang bahkan menarik perhatian pengguna jalan dan menyebabkan kemacetan di sekitar lokasi.Petugas terlihat sigap mengatur arus lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Salah seorang pedagang, Firman, mengatakan pihaknya kembali berjualan karena merasa telah mendapat izin sementara dari DPRD Binjai.
“Kami kembali berjualan karena sudah diberi kelonggaran sampai Rabu. Kami hanya ingin mencari nafkah dan siap mengikuti aturan pemerintah agar berjualan secara tertib,” ujarnya.
Ia juga menyayangkan tindakan petugas yang dinilai masih melarang mereka berjualan, padahal kesepakatan itu disaksikan berbagai pihak saat aksi berlangsung.
“Kami siap diatur, mau itu soal jadwal atau penataan lapak, tapi jangan langsung diusir,” tambahnya.Sementara itu, Kepala Satpol PP Binjai, Arif, menegaskan bahwa kehadiran petugas di lokasi bertujuan menjaga ketertiban dan memastikan situasi tetap kondusif.
“Kami tetap mengedepankan pendekatan dialogis dan humanis. Kami minta para pedagang bersabar menunggu keputusan lanjutan yang akan dibahas bersama wali kota,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya menjalankan tugas sesuai Peraturan Daerah (Perda) tentang ketertiban umum.
Dibaca Juga : Bupati Deli Serdang Angkat Suara soal Konflik Lahan HGU PTPN di Hadapan Prananda Paloh
Diketahui, para pedagang masih menunggu hasil pertemuan lanjutan dengan Wali Kota Binjai, Amir Hamzah, yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat untuk mencari solusi terbaik bagi semua pihak.






