Aksi Pencurian Honda Scoopy di Medan Denai Terekam CCTV
Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di wilayah Medan Denai. Kali ini menimpa Dahliana Siregar, 28 tahun, seorang karyawan PT Universal Glove Patumbak.
Ia kehilangan satu unit sepeda motor Honda Scoopy BK 2268 ZAT, Kamis (16/4/2026) di Jalan Tangguk Bongkar X, Medan Denai.
Pada Senin (20/4/2026), Dahliana mengatakan peristiwa itu terjadi ketika dirinya bersama beberapa temannya mendatangi rumah rekannya di Jalan Tangguk Bongkar X.
“Waktu itu kami datang ke rumah teman. Ada dua sepeda motor yang diparkir di depan rumah. Terus saya diberitahu oleh orang tua teman kalau satu sepeda motor sudah hilang,” ucapnya.
Ia menjelaskan, kejadian tersebut berlangsung pada sore hari. Mengetahui motornya raib, Dahliana sempat kembali ke lokasi pada malam harinya untuk mencari informasi dari warga sekitar.
“Saya datang lagi malamnya ke sana, tanya-tanya ke warga sambil menunjukkan rekaman CCTV. Berharap ada yang kenal pelakunya, tapi tidak ada yang mengenali,” katanya.
Baca juga : Motor Anak Kos di Kabanjahe Raib Digondol Maling, Korban Syok Saat Bangun Pagi
Dari rekaman kamera pengawas (CCTV), terlihat dua orang pelaku menjalankan aksinya. Satu pelaku bertugas sebagai eksekutor yang diduga menggunakan kunci letter T untuk membobol sepeda motor. Sementara satu lainnya berjaga di sekitar lokasi untuk memantau situasi.
“Di video terlihat mereka berdua. Yang satu mencuri, yang satu lagi duduk tidak jauh dari situ seperti mengawasi,” tutur perempuan asal Torgamba, Labusel itu.
Ia juga menduga kedua pelaku masih berusia remaja. Hal itu terlihat dari penampilan mereka yang mengenakan celana yang mirip seragam sekolah tingkat SMA.
“Kalau dilihat dari video, sepertinya masih muda, mungkin remaja. Pakaiannya juga seperti celana sekolah. Tapi belum tahu pasti,” tambahnya.
Dahliana berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus tersebut dan menangkap para pelaku. Ia juga telah melapor ke Polsek Medan Area dengan nomor LP/B/215/IV/2026/SPKT/Polsek Medan Area.
“Saya berharap pelakunya bisa segera ditangkap dan motor saya bisa kembali,” ujarnya.






