Penduduk Toba Naik 1.619 Jiwa, Pertumbuhan Dinilai Stabil dalam Setahun
Jumlah penduduk Kabupaten Toba mengalami peningkatan signifikan dalam kurun waktu satu tahun. Dari 220.508 jiwa pada 2024, jumlah penduduk bertambah menjadi 222.127 jiwa pada 2025, atau naik sekitar 1.619 jiwa.
Dibaca Juga : Kasus Korupsi Rp1,2 Miliar, Ketua hingga Bendahara KPU Tanjung Balai Jalani Sidang
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Toba, Hendra Butarbutar, mengatakan pertumbuhan tersebut mencerminkan dinamika kependudukan di 16 kecamatan yang ada di wilayah tersebut.
“Terjadi penambahan sekitar 1.619 jiwa dari tahun 2024 ke 2025. Data 2026 masih dalam proses karena pendataan dilakukan per semester,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Ia menjelaskan, komposisi penduduk tahun 2025 didominasi perempuan sebanyak 112.083 jiwa (50,46 persen), sementara laki-laki sebanyak 110.044 jiwa (49,54 persen).
Dari data tersebut, Kecamatan Balige tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak, sementara Kecamatan Tampahan memiliki jumlah penduduk paling sedikit.
Dibaca juga : Happy Water Jadi Vape, Polisi Bongkar Zat Berbahaya di Dalamnya
Pemerintah Kabupaten Toba melalui Disdukcapil terus melakukan pemutakhiran data secara berkala guna memastikan akurasi data kependudukan sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah.
Berikut sebaran jumlah penduduk di 16 kecamatan di Kabupaten Toba tahun 2025:
1. Ajibata: 10.657 jiwa (KK: 3.368)
2. Lumbanjulu: 11.241 jiwa (KK: 3.495)
3. Bonatua Lunasi: 6.400 jiwa (KK: 2.217)
4. Porsea: 16.104 jiwa (KK: 5.314)
5. Parmaksian: 11.877 jiwa (KK: 3.752)
6. Siantar Narumonda: 8.328 jiwa (KK: 2.743)
7. Pintu Pohan Meranti: 8.336 jiwa (KK: 2.504)
8. Nassau: 9.573 jiwa (KK: 2.763)
9. Habinsaran: 19.298 jiwa (KK: 5.940)
10. Borbor: 9.120 jiwa (KK: 2.669)
11. Silaen: 15.294 jiwa (KK: 5.017)
12. Laguboti: 23.506 jiwa (KK: 7.928)
13. Balige: 47.310 jiwa (KK: 15.613)
14. Tampahan: 5.382 jiwa (KK: 1.714)
15. Sigumpar: 9.617 jiwa (KK: 3.005)
16. Uluan: 10.534 jiwa (KK: 3.005)






