Analisasumut.com
Beranda AKTUAL Jelang Keberangkatan, Jemaah Kloter 1 di Medan Dijaga Ketat Tanpa Jam Besuk

Jelang Keberangkatan, Jemaah Kloter 1 di Medan Dijaga Ketat Tanpa Jam Besuk

Satuan Tugas (Satgas) Keamanan Haji Embarkasi Medan mulai memberlakukan pengamanan superketat seiring masuknya jemaah Kelompok Terbang (Kloter) 1 ke Asrama Haji Medan, Selasa (21/4/2026). Untuk menjamin kekhusyukan dan sterilisasi area karantina, pihak panitia secara resmi meniadakan jam bertamu bagi keluarga jemaah.

Kabid Keamanan PPIH Embarkasi Medan, AKBP Herwansyah, menjelaskan sebanyak 35 personel Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara telah ditempatkan di titik-titik strategis asrama untuk mengawal seluruh rangkaian proses keberangkatan.

AKBP Herwansyah menegaskan bahwa jemaah yang sudah memasuki asrama secara otomatis berada dalam masa karantina. Hal ini dilakukan agar jemaah dapat beristirahat dengan tenang sebelum bertolak ke Bandara Kualanamu.

“Jam bertamu ditiadakan. Ketika jemaah sudah masuk Asrama Haji, berarti sudah dikarantina. Artinya, kegiatan di luar sudah tidak bisa dilaksanakan di asrama ini. Personel kami sudah berbagi tugas sesuai SOP. Setiap jemaah datang, seluruh personel turun untuk mengamankan hingga jemaah menuju penginapan,” kata Herwansyah.

Ia juga mengimbau kepada keluarga jemaah agar cukup mengantar dan melepas jemaah dari rumah masing-masing.

“Cukuplah kita berangkatkan dari rumah dengan silaturahmi yang baik, sehingga jemaah tenang dan tinggal menunggu kepulangan nanti setelah ibadah haji,” ucapnya.

Baca juga : Calon Jemaah Haji Tapteng Kloter 14 Siap Terbang, Berangkat ke Jeddah 7 Mei 2026

Sebagai sosok yang pernah bertugas menjadi Petugas Haji Daerah (PHD), Herwansyah membagikan pengalamannya mengenai tantangan fisik dan batin saat mendampingi jemaah di Tanah Suci, terutama bagi jemaah lanjut usia (lansia).

Menurutnya, faktor keikhlasan adalah kunci utama bagi setiap petugas. Ia mengenang momen paling berkesan saat proses pergerakan jemaah di wilayah Masyair (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

“Yang paling berkesan itu saat dari Arafah menuju Muzdalifah dan Mina. Jemaah lansia kita bantu naik ke bus, bahkan koper dan barang-barang mereka kita gendong sendiri. Jiwa raga kita memang untuk jemaah agar mereka bisa fokus ibadah dan barang-barangnya tetap aman sampai kembali bertemu di Arafah,” ucapnya.

Untuk Kloter 1, dijadwalkan jemaah akan diberangkatkan dari Asrama Haji Medan menuju Bandara Internasional Kualanamu pada Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Pengamanan jalur dan pengawalan bus jemaah juga telah dikoordinasikan dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) terkait.

“Kami mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak. Personel kami akan terus berjaga memastikan tidak ada gangguan keamanan hingga seluruh jemaah naik ke pesawat dan lepas landas menuju Madinah,” ujar Herwansyah.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan