147 Jemaah Calon Haji Labusel Siap Berangkat, Haru dan Doa Iringi ke Tanah Suci
Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) melaksanakan prosesi adat upah-upah atau tepung tawar kepada jemaah calon haji asal Labusel di pendopo rumah dinas bupati, Desa Hadundung, Minggu (26/4/2026).
Dibaca Juga : DPRD Pematangsiantar Terbitkan 87 Rekomendasi LKPJ 2025, OPD Didorong Tingkatkan Kinerja
Kegiatan ini dipimpin langsung Bupati Labusel, Fery Sahputra Simatupang, didampingi Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro, serta dihadiri Wakil Ketua DPRD Irmayanti Siregar, Sekda M. Reza Pahlevi Nasution, unsur Forkopimda, perwakilan Kementerian Agama, Ketua MUI, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para jemaah calon haji.
Prosesi upah-upah menjadi bagian dari tradisi masyarakat sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus doa bagi para tamu Allah SWT yang akan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diperoleh para jamaah. Ia menekankan ibadah haji merupakan panggilan mulia yang tidak semua orang dapatkan, mengingat keterbatasan kuota setiap tahunnya.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, kami mengucapkan selamat kepada seluruh jemaah calon haji. Ini merupakan rahmat dan kesempatan yang patut disyukuri,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para jemaah agar menjaga kesehatan fisik dan mental selama menjalankan rangkaian ibadah, serta menguatkan keikhlasan saat meninggalkan keluarga. Rasa cemas dan kekhawatiran diminta untuk dilepas agar ibadah dapat dijalankan dengan tenang dan khusyuk.
Sementara itu, Bupati Fery Sahputra Simatupang berpesan agar para jemaah menjaga kekompakan dan saling tolong-menolong selama berada di Tanah Suci. Ia juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi serta kondisi kesehatan.
“Sehat saat berangkat, sehat pula saat kembali ke tanah air,” pesannya singkat.
Wakil Ketua DPRD Labusel Irmayanti Siregar turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai tradisi ini mencerminkan harmonisasi nilai budaya dan agama yang tetap terjaga di tengah masyarakat.
Ia juga mendoakan seluruh jemaah agar diberi kelancaran dalam menjalankan ibadah serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur dan mabruroh, sekaligus mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing.
Pada musim haji tahun ini, jumlah jemaah calon haji asal Labusel tercatat sebanyak 147 orang, terdiri dari 80 perempuan dan 67 laki-laki, termasuk satu petugas haji daerah.
Rinciannya, 32 orang berasal dari Kecamatan Kotapinang, 35 orang dari Torgamba, 27 orang dari Sungai Kanan, 29 orang dari Kampung Rakyat, dan 21 orang dari Silangkitang.
Terdapat dua jemaah dalam kategori lanjut usia, yakni Adjam Nasution, 84 tahun, dari Sungai Kanan sebagai jemaah tertua laki-laki, serta Siti Aisyah, 71 tahun, dari Kampung Rakyat dan Audanarti Marzuki Abdullah dari Silangkitang sebagai jemaah tertua perempuan.
Dibaca Juga : Rumah di Tigalingga Dairi Ludes Terbakar, Uang Rp90 Juta dan Motor Ikut Hangus
Sementara itu, jemaah termuda tercatat atas nama Nazwa Nadila Nasution, 21 tahun, dari Torgamba dan Mohammad El Nino, 23 tahun, dari Torgamba.






