Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS BNPB Kucurkan Rp31,26 Miliar, Ribuan Rumah Korban Banjir Tapteng Mulai Diperbaiki

BNPB Kucurkan Rp31,26 Miliar, Ribuan Rumah Korban Banjir Tapteng Mulai Diperbaiki

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah rusak bagi korban terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Aceh Tamiang.

Dibaca Juga : Minim Kesadaran Keselamatan, Pengendara Tanpa Helm Marak di Beringin dan Pantai Labu

Penyerahan bantuan diserahkan langsung Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto didampingi Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi yang digelar di depan Gedung Serbaguna Pandan, Selasa (21/4/2026).

Acara ini turut dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD Tapteng, Plt Kalak BPBD Tapteng Ardiansyah Harahap, organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan lurah se-Tapteng.

Suharyanto menyampaikan bahwa penyerahan bantuan stimulan rumah rusak, yakni rusak ringan dan sedang, dilakukan serentak di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Tapteng, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), dan Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Ia menjelaskan, bagi Kabupaten Tapteng sendiri ini adalah bantuan stimulan perbaikan rumah rusak yang pertama diterima, sementara di Aceh Tamiang bantuan tersebut merupakan penyaluran untuk kedua kalinya.

“Bantuan ini kita proses setelah datanya ada. Apakah nanti ada satu tahap, dua tahap, atau lebih, ya nanti akan kita layani lebih lanjut,” ujar Suharyanto saat diwawancarai usai acara penyerahan bantuan.

Suharyanto menuturkan kepada korban terdampak bencana bahwa penyaluran bantuan stimulan, khususnya di Tapteng, bukanlah yang terakhir kalinya sebab masih banyak korban bencana yang belum terakomodasi.

“Bagi korban terdampak bencana jangan khawatir, mereka yang belum menerima tidak dilupakan, tetapi hanya menunggu giliran saja, sebab data lainnya yang diberikan dari pemerintah daerah masih ditindaklanjuti,” katanya.

Sebelumnya, dalam sambutannya, Suharyanto menyampaikan bahwa bantuan stimulan rumah rusak hanya untuk perbaikan rumah, bukan untuk dibelanjakan keperluan rumah tangga. Penerimaan bantuan stimulan tidak dalam bentuk tunai dan akan ada petunjuk teknisnya.

“Kalau bapak ibu sekalian yang ada di ruangan ini berpikir itu bisa untuk beli sepeda motor atau lainnya, tidak bisa. Bantuan itu dicairkan untuk membayar tukang,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi dalam laporannya menyampaikan sesuai data yang tercatat jumlah warga Tapteng yang menerima bantuan stimulan tahap I sebanyak 1.098 rumah rusak ringan dengan besaran bantuan Rp15 juta.

Dibaca Juga : Dugaan Malapraktik, Rahim Pasien Diangkat di RSU Muhammadiyah Medan Tanpa Pemberitahuan Keluarga

“Kemudian, sebanyak 493 rumah rusak sedang dengan besaran bantuan Rp30 juta. Total keseluruhan 1.591 rumah dengan jumlah total bantuan sebesar Rp31.260.000.000,” katanya.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan