Optimistis, Wali Kota Tebing Tinggi Sebut Target PBB-P2 2026 Tembus Rp8,5 Miliar
Wali Kota Tebing Tinggi, H Iman Irdian Saragih, optimistis target penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2026 dapat tercapai, bahkan melampaui target yang ditetapkan. Kuncinya terletak pada penguatan koordinasi antara instansi pemerintah dan kesadaran kolektif masyarakat wajib pajak.
Hal tersebut ditegaskan Wali Kota dalam acara Rapat Penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB-P2 Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Balai Kota, Jalan Dr Sutomo, Selasa (5/5/2026).
“Target ini bisa kita raih melalui sinergi yang solid antara BPKPD, kecamatan, kelurahan, hingga kepala lingkungan, didukung penuh oleh kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak tepat waktu,” ujarnya.
Dalam arahannya, Iman menginstruksikan seluruh camat dan lurah untuk segera mendistribusikan SPPT PBB-P2 kepada wajib pajak agar tidak terjadi keterlambatan. Ia juga meminta adanya monitoring dan evaluasi berkala guna memantau realisasi penerimaan.
“Berikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya membayar pajak tepat waktu dan dorong peningkatan kesadaran masyarakat bahwa pajak merupakan bentuk partisipasi dalam pembangunan daerah,” katanya.
Baca juga : Bapenda Medan Gratiskan Denda PBB untuk Maksimalkan Penagihan
Untuk tahun anggaran 2026, Pemerintah Kota Tebing Tinggi menargetkan total penerimaan PBB-P2 sebesar Rp8,5 miliar, dengan rincian target per kecamatan, yaitu Kecamatan Tebing Tinggi Kota dengan target Rp2,11 miliar, Kecamatan Rambutan Rp1,90 miliar, Kecamatan Padang Hilir Rp1,73 miliar, Kecamatan Bajenis Rp1,60 miliar, dan Kecamatan Padang Hulu Rp1,12 miliar.
Iman menegaskan bahwa pencapaian target ini dikejar melalui optimalisasi penagihan, bukan dengan menaikkan tarif pajak.
“Mari kita jadikan momentum penyerahan SPPT PBB-P2 Tahun 2026 ini sebagai komitmen bersama untuk meningkatkan kinerja, pelayanan, dan penerimaan daerah demi kemajuan Kota Tebing Tinggi,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), Sri Imbang Jaya Putra, dalam laporannya memaparkan prestasi gemilang penerimaan PBB-P2 pada tahun 2025.
“Kecamatan Padang Hilir sukses menduduki peringkat pertama dengan realisasi mencapai 131 persen, disusul Kecamatan Rambutan 128 persen, Kecamatan Tebing Tinggi Kota 112 persen, Kecamatan Bajenis 110 persen, dan Kecamatan Padang Hulu dengan capaian realisasi 98 persen,” ujarnya.






