Hardiknas 2026 di Asahan Soroti Transformasi Digital dan Mutu Guru
Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Asahan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum penegasan arah kebijakan pendidikan ke depan.
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, yang memimpin upacara di SMP Negeri 3 Kisaran, Senin (3/5/2026), menekankan pentingnya transformasi pendidikan melalui peningkatan kualitas guru dan percepatan digitalisasi pembelajaran.
Dalam amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang dibacakannya, disampaikan lima kebijakan strategis sebagai fondasi mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata.
Kebijakan tersebut meliputi pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan, serta percepatan digitalisasi pembelajaran yang menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto.
Selain itu, pemerintah juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia pendidikan melalui pemenuhan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru.
Baca juga : Rayakan Hardiknas, IKAFEB USU Satukan Alumni Lewat Fun Walk
Penguatan karakter peserta didik turut menjadi perhatian, dengan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif. Di sisi lain, peningkatan mutu pembelajaran difokuskan pada penguatan literasi, numerasi, serta pengembangan STEM (Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika) yang didukung Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Kebijakan lainnya adalah memperluas akses pendidikan agar lebih mudah, terjangkau, dan fleksibel bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Momentum Hardiknas ini harus menjadi penguat komitmen kita dalam menghadirkan pendidikan yang merata dan berkualitas. Dukungan terhadap peningkatan kompetensi guru, penguatan karakter siswa, serta pemanfaatan teknologi menjadi kunci,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif membangun ekosistem pendidikan yang lebih baik, dengan sinergi antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Asahan menerima penghargaan sebagai Bapak Peduli Pendidikan dari Dinas Pendidikan setempat. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada sekolah Adiwiyata serta 100 siswa berprestasi tingkat SD dan SMP.






