Seorang IRT Nyaris Diterjang Ombak di Pantai Sujono Batu Bara Usai Abaikan Peringatan
Seorang ibu rumah tangga (IRT) inisial W, 30 tahun, warga Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara nyaris diterjang ombak di Pantai Sujono Desa Lalang Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara, Sabtu (2/5/2026) sekira pukul 15.00 WIB.
Beruntung, warga yang melihat peristiwa tersebut datang memberi pertolongan dengan menarik korban dari terjangan ombak. Peristiwa tersebut viral di media sosial Facebook setelah videonya diposting pemilik akun @Nedy Bravo dan mendapat tanggapan dari netizen.
Dalam video berdurasi 2 menit 11 detik tersebut, warga yang menolong korban menceritakan telah memperingatkan korban yang tengah videocall saat ombak mulai menaik di pantai. Namun korban menolah peringatan warga malah dengan nada marah mengusir warga yang berniat menolong.
Karena korban tidak mengindahkan peringatan, warga tidak dapat berbuat apa-apa selain keluar dari air. Namun saat ombak sudah setinggi dada orang dewasa, korban terlihat terjatuh akibat terjangan ombak.
Baca juga : Perahu Nelayan Tenggelam Dihantam Ombak di Batu Bara, Seluruh ABK Berhasil Diselamatkan
Melihat itu, warga tersebut bersama warga lain langsung terjun ke tengah ombak dan menarik korban ke darat. Saat ditarik ke darat, korban dalam kondisi pingsan sehingga tidak dapat ditanya identitasnya.
Korban yang saat itu membawa uang sekitar Rp250 ribu langsung dibawa warga ke Klinik Harun Acces Road Inalum Desa Pakam Kecamatan Medang Deras.
Berdasarkan postingan @Nerdy Bravo, identitas korban yang datang sendirian ke Pantai Sujono mengendarai Sepeda Motor Honda Supra X, BK 5484 VO akhirnya diketahui. Netizen yang melihat postingan tersebut langsung mengungkapkan identitas korban dan menghubungi suami korban di Kecamatan Sei Suka.
Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Medang Deras, Jumirin mengatakan setelah menjalani perawatan sekitar 1 jam di klinik, korban telah pulang dibawa keluarganya.
”Korban sudah pulih dan telah dijemput keluarganya,” ucap Jumirin. Pengelola Pantai Sujono OK Irwansyah membenarkan peristiwa tersebut.






