PSMS Gagal ke Super League Usai Ditahan Imbang Persiraja
PSMS harus mengubur mimpinya ke Super League musim depan karena mengakhiri Championship musim 2025-2026 di peringkat ketujuh.
Pada laga terakhir, PSMS menghadapi Persiraja Banda Aceh di Stadion H Dimurthala, Sabtu (2/5/2026), dengan hasil imbang 1-1. PSMS mendapat 1 poin dari laga ini dengan total keseluruhan 36 poin.
Selama satu musim, PSMS memainkan pertandingan sebanyak 27 kali yang terbagi dalam tiga putaran. PSMS tercatat 9 kemenangan, 9 kali hasil imbang dan 9 kali pula mengalami kekalahan.
Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, mengatakan laga terakhir menghadapi Persiraja Banda Aceh berjalan seru. Ia berharap musim depan PSMS bisa tampil dengan lebih baik serta promosi ke kasta tertinggi persepakbolaan Indonesia.
“Pertandingan terakhir melawan Persiraja berjalan seru, walau kita harus berbagi poin tapi kita syukuri bisa dapat 1 poin. Semoga musim depan PSMS bisa tampil lebih baik dan promosi ke Liga 1 (Super League),” katanya, Minggu (3/5/2026).
Baca juga : Aman dari Degradasi, PSMS Optimistis Menang di Dua Laga Sisa
Sementara itu di Grup Barat, Garudayaksa FC, dipastikan promosi ke Super League setelah mengakhiri fase grup di puncak klasemen. Garudayaksa finis dengan perolehan 52 poin atau terpaut satu poin dari posisi runner-up grup Adhyaksa FC.
Berikut klasemen akhir grup barat Championship pekan ke-27:
1. Garudayaksa FC (52 poin)
2. Adhyaksa FC (51 poin)
3. FC Bekasi City (44 poin)
4. Sumsel United (42 poin)
5. Persiraja Banda Aceh (40 poin)
6. PSPS Pekanbaru (37 poin)
7. PSMS Medan (36 poin)
8. Persikad Depok (34 poin)
9. Persekat Tegal (27 poin)
10. Sriwijaya FC (2 poin)
Sementara itu di posisi juru kunci Sriwijaya FC pun dipastikan akan degradasi dan bermain di Liga 3 pada musim depan.






