Titik Nol Barus Memprihatinkan: Sampah Berserak dan Parkir Berlumpur Dikeluhkan Wisatawan
Lokasi wisata Titik Nol Kota Tua Barus, Kabupaten Tapteng, yang sering dikunjungi para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, kurang perawatan atau pemeliharaan.
Dibaca Juga : Gudang Peternakan di Deli Serdang Diserang, Diduga OKP Rusak CCTV dan Bawa Kabur Motor
Minggu (3/5/2026), menyebutkan bahwa di sekitar lokasi wisata yang diresmikan Presiden Joko Widodo beberapa tahun lalu itu kurang mendapat perawatan.
Terlihat, di dalam pekarangan Titik Nol Peradaban Islam Nusantara, ada beberapa bagian bangunan yang telah rusak. Selain itu, sebagian sampah berserakan dan tidak tampak kotak tempat pengumpulan sampah.
Sebagian lainnya, paving block sudah banyak terlepas, sehingga saat musim hujan turun, banyak air tergenang.
Areal parkir juga tampak berlumpur yang berakibat pada keengganan warga untuk memarkirkan kendaraannya.
“Bagaimana kami mau memarkirkan kendaraan di lokasi parkir, sementara tanahnya berair dan tergenang. Padahal, warga sekitar selalu menagih uang parkir,” keluh beberapa pengunjung atau wisatawan.
S Tanjung, warga Kota Medan yang berasal dari kota tua ini, sangat menyesalkan kurangnya perhatian dari pemerintah setempat atau pemangku kepentingan yang ada.
“Pemerintah pusat telah membangun fasilitas ini, namun pemerintah daerahnya kurang perhatian untuk merawat dan memeliharanya. Padahal, lokasi wisata ini dapat menambah penghasilan untuk warga sekitar, khususnya para penjual makanan dan minuman serta pedagang lainnya,” tutur Tanjung yang berprofesi sebagai jurnalis pada media daring.
Ia dan warga sekitar berharap kiranya Pemkab Tapteng dapat selalu memberikan perhatian untuk merawat dan memelihara lokasi tersebut.
Dibaca Juga : Polisi Gerebek Pengedar Sabu di Labusel, 12 Paket Disita, Jaringan Besar Diburu
“Yang meresmikan mantan presiden lho. Kenapa pula kurang perhatian untuk memelihara dan merawatnya,” kata Tanjung.






