Harga Cabai Anjlok di Balige, Pedagang Serbu Pasar Sejak Pagi Hari
Warga Balige, Kabupaten Toba, khususnya pedagang kuliner (makanan) maupun warung nasi, lebih memilih belanja saat pagi hari. Penyebabnya, harga cabai merah keriting dijual pedagang lebih murah.
Dibaca Juga : Polres Samosir Gandeng Tokoh Agama, Perkuat Kamtibmas dan Bina Generasi Muda
Seperti disampaikan salah seorang pedagang nasi di Balige, K Siahaan, yang mengatakan sejak tiga pekan terakhir harga cabai sudah anjlok, khususnya cabai merah keriting.
“Saya lebih memilih belanja pagi hari di luar Pasar Balige sebab harga lebih murah hingga pukul 10.00 WIB. Harganya Rp13.000 per kilogram, dan jika membeli dua kilogram seharga Rp25.000,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Menurutnya, pedagang yang menjajakan cabai saat pagi hari dimungkinkan merupakan petani cabai yang langsung menjual hasil panennya, karena pedagang yang berjualan di dalam pasar masih membanderol harga cabai merah keriting seharga Rp20.000 per kilogram.
“Terlebih saat digelarnya onan (pekan) setiap hari Jumat, saat hari masih pagi harga cabai bisa dijual oleh pedagang kaki lima (yang datang dari luar kota) dengan harga Rp10.000 per kilogram,” ucapnya.
Warga lainnya, G Simanjuntak, mengatakan bahwa melihat harga cabai yang terlalu rendah, dapat dipastikan petani mengalami kerugian yang cukup besar. Ia menilai petani akan kesulitan mengembalikan modal perawatan.
Dibaca Juga : Wabup Deli Serdang Lantik 120 ASN, Soroti Pentingnya Integritas dan Kerja Nyata
“Jika mendengar keluhan petani cabai, untuk menanam cabai membutuhkan perawatan yang maksimal. Tanpa pemupukan yang teratur dan penyemprotan hama, tanaman cabai bisa gagal total,” tuturnya.






