Pemuda 22 Tahun Ditemukan Tewas Misterius di Labuhanbatu, Keluarga Desak Polisi Ungkap Kasus
Kematian seorang pemuda bernama Yoga, 22 tahun, warga Dusun Sialang Pamoran, Desa Mandala Sena, Kecamatan Silangkitang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, sarat kejanggalan.
Dibaca Juga : BNNP Sumut Razia THM Blue Night di Langkat, 48 Pengunjung Positif Narkoba
Menurut keterangan orang tua Yoga, kejanggalan yang ditemukan keluarga pada tubuh Yoga yang mengalami memar.
“Memar ada di leher kanan dan kiri. Hasil autopsi menyebutkan almarhum meninggal karena kehabisan oksigen. Penyebab kehabisan oksigen ini yang perlu diketahui lagi,” kata ayah Yoga, Kuat, Minggu (15/3/2026).
Keluarga berharap kasus ini segera diusut tuntas pihak kepolisian. “Kami berharap pihak kepolisian dapat mengusut tuntas kejadian ini. Ada beberapa hal yang menurut kami janggal dan perlu dijelaskan secara terang,” ujarnya.
Yoga diketahui meninggal di sebuah kamar kos kawasan Padang Bulan, Kabupaten Labuhanbatu. Korban pertama kali ditemukan oleh saksi berinisial A yang menurut informasi pernah menjadi teman satu kos korban.
Menurut laporan A, mereka sempat melakukan video call pukul 06.00 WIB. Namun, saat pukul 10.00 WIB, korban sudah tidak menjawab panggilan telepon A lagi. Inilah alasan A mendatangi kos korban. Sampai di kosan, korban masih tidak mengangkat telepon dan akhirnya A berinisiatif mencongkel jendela agar bisa masuk ke dalam kos.
Saksi menemukan korban dengan posisi leher terikat ikat pinggang. Saksi juga sempat mencoba menolong korban. Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong.
Di kesempatan lain, Kasatreskrim Polres Labuhanbatu, Jihan Fadli, belum menjawab konfirmasi wartawan melalui WhatsApp mengenai masalah ini.
Dibaca Juga : Muhammadiyah Siumbut-Umbut Tebar Kebaikan di Ramadan, Warga Sekitar Masjid Terbantu
Begitu juga petugas juru periksa yang menangani kasus tersebut, Yasir, yang belum memberikan konfirmasi hingga berita ini diterbitkan.






