Jelang Mudik Lebaran, Penjualan Tiket Kereta Api Sudah Capai 50 Persen
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara (Sumut) mencatat pergerakan penumpang mudik mulai menunjukkan tren peningkatan signifikan sejak Sabtu (14/3/2026). Dengan total kapasitas 231.000 tempat duduk yang disediakan, hampir separuh dari tiket tersedia telah ludes terjual.
Plt Manager Hubungan Masyarakat KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat Sumut untuk mudik tahun ini diprediksi tumbuh sebesar 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan data penjualan tiket hingga 14 Maret 2026, sebanyak 104.000 tiket atau hampir 50 persen dari total kapasitas telah dipesan oleh calon pemudik.
Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026. Hingga saat ini, sudah ada 7.000 tiket yang terjual khusus untuk tanggal tersebut. KA Putri Deli relasi Medan-Tanjung Balai tetap menjadi primadona dengan okupansi harian mencapai di atas 100 persen (akibat penumpang dinamis naik-turun di stasiun antara).
KAI menambah satu kereta ekonomi pada KA Siantar Ekspres dan KA Putri Deli, serta tambahan satu kereta eksekutif dan bisnis pada KA Sri Bilah Utama.
Baca juga : Tiket KA Mudik Lebaran 2026 Mulai Diburu, Ada Diskon hingga 30%
“Pergerakan penumpang mulai tumbuh per hari ini karena anak sekolah sudah mulai libur. Kami optimistis ada pertumbuhan 6 persen karena adanya pengoperasian KA Sri Bilah Utama fakultatif dan penambahan gerbong di beberapa rangkaian kereta,” kata Anwar.
Menyadari meningkatnya mobilitas kendaraan di jalan raya saat Lebaran, KAI Divre I Sumut memperketat pengamanan di jalur kereta api. Sebanyak 177 petugas ekstra dikerahkan untuk memastikan keselamatan perjalanan.
KAI menyiapkan 145 petugas khusus untuk menjaga 82 titik perlintasan yang selama ini tidak terjaga. Selain itu, sebanyak 76 personel dari unsur TNI dan Polri akan bersiaga mengamankan stasiun serta jalur kereta api selama masa angkutan Lebaran.
Bagi masyarakat yang mengincar kereta api lokal, Anwar mengingatkan jadwal pemesanan yang berbeda, seperti KA Datuk Belambangan dan KA Siantar Ekspres yang penjualan tiketnya baru dibuka pada H-7 sebelum keberangkatan.
KAI mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI agar tidak kehabisan, mengingat beberapa tanggal keberangkatan favorit sudah mulai menipis ketersediaannya.






