Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Program MBG Picu Kenaikan Harga Ayam Potong di Balige, Pedagang Ramai Diborong Dapur MBG

Program MBG Picu Kenaikan Harga Ayam Potong di Balige, Pedagang Ramai Diborong Dapur MBG

Saat bulan Ramadan harga bahan pokok di Kabupaten Toba, khususnya di pasar tradisional Kecamatan Balige masih terbilang stabil. Namun, tidak termasuk harga ayam potong yang meroket cukup tinggi sekitar Rp7.000 per kilogram pengaruh Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Dibaca Juga : Polisi Ungkap Modus Minta Sumbangan, Pria Tembung Gunakan HP untuk Judi Online

Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Ketapang Toba, Priska Barimbing mengatakan, saat ini harga-harga bahan pokok masih stabil demikian dengan stok masih aman setelah dilakukan cek harga pasar di Pasar tradisional Balige bersama Badan Pangan Nasional.

“Hanya saja yang mengalami perubahan harga, adalah ayam potong. Dimana harga normal Rp38.000 per kilogram, tetapi dalam beberapa hari meningkat diharga Rp45.000 hingga Rp47.000 per kilogram,” ujar Priska, Jumat (27/2/2026).

Menurut Priska, setelah dilakukan survei harga, sesuai keterangan pedagang ayam di Balige ternyata penyebab dari naiknya harga ayam potong, hampir setiap hari dapur MBG membeli daging ayam dari mereka (pedagang daging ayam di pasar tradisional Balige).

“Tingginya permintaan pasar untuk memenuhi dapur MBG secara otomatis meningkatkan harga ayam potong, kendati stok untuk daging ayam potong masih aman sebab untuk memenuhi stok harus memesan dari luar kota,” ucapnya.

Disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Toba, Darwin Sianipar peningkatan harga bahan pokok khususnya saat ini untuk harga ayam potong dipengaruhi ongkos kirim yang didatangkan pedagang dari luar kota, hingga saat ini belum adanya produsen ayam potong di Kabupaten Toba.

Dibaca Juga : Ramadan Jadi Momentum SMKN 8 Medan Tingkatkan Karakter dan Kompetensi Vokasi

“Setiap dapur MBG selalu membeli ayam potong dari pedagang di pasar tradisional kita, karenanya Pemerintah Kabupaten Toba telah menyampaikan surat edaran untuk seluruh SPPG di Toba agar tidak belanja di pasar tradisional sehingga harga dapat stabil,” ucap Darwin.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan