Tiga Kurir Ganja 151 Kg Asal Aceh Kini Dijatuhi Hukuman Mati
Sapiiy bin Jaliban, Riki Supandi bin Suwardi, dan Jos Pratama bin Suryadi, tiga kurir ganja seberat 151 kilogram (kg) asal Kabupaten Aceh Tenggara sempat divonis penjara seumur hidup oleh Pengadilan Negeri (PN) Medan.
Kala itu, majelis hakim PN Medan diketuai Cipto Hosari P Nababan menyatakan tidak sependapat dengan tuntutan hukuman mati yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Medan, Sofyan Agung Maulana.
Namun, kini majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) Medan membatalkan putusan hakim PN Medan dan menghukum ketiga terdakwa tersebut dengan hukuman mati.
Baca juga : Pengedar Sabu dan Ganja di Pematang Jaya Langkat Akhirnya Diciduk, Polisi Ungkap Modusnya!
“Mengubah putusan PN Medan No 915, 916, dan 917/Pid.Sus/2025/PN.Mdn tanggal 16 Oktober 2025. Menjatuhkan pidana kepada para terdakwa oleh karena itu dengan pidana mati,” demikian bunyi amar putusan banding PT Medan No. 3086, 3087, dan 3088/PID.SUS/2025/PT MDN yang dilihat, Minggu (12/4/2026).
Hakim Tinggi menyatakan perbuatan para terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana narkotika dalam Pasal 114 ayat (2) Jo. 132 ayat (1) Undang-Undang (UU) No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana dalam dakwaan primer.
Para terdakwa diketahui ditangkap anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) di salah satu ruko di Jalan Abdul Sani Muthalib, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, pada Rabu (12/2/2024) lalu.
Dalam penangkapan tersebut, petugas BNN menyita barang bukti (barbuk) ganja 151 kg dari para terdakwa. Setelah itu, para terdakwa beserta barbuk dibawa ke Kantor BNN untuk diproses lebih lanjut.






