Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Tiga DPO Jual Beli Bayi di Medan Masih Diburu Polisi, Dua Korban Diselamatkan

Tiga DPO Jual Beli Bayi di Medan Masih Diburu Polisi, Dua Korban Diselamatkan

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengaku tengah memburu tiga orang terduga pelaku jual beli bayi dari perkara yang diungkap di salah satu rumah kontrakan yang terletak di Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara.

Jean Calvijn menerangkan, ketiga DPO tersebut antara lain seorang ibu berinisial Y, yang juga menawarkan bayinya kepada tersangka utama HD untuk dicarikan orang yang mau mengadopsi atau dijual.

“Ada tiga DPO di sini. Tersangka HD (otak pelaku) menerima komunikasi dengan DPO Y, yang pada saat itu ingin menawarkan atau menitipkan seorang bayi. Namun demikian, tersangka HD mencarikan calon pelanggan lainnya. Sehingga, saat membawa seorang bayi tersebut bersama tersangka J yang merupakan seorang sopir, ternyata terjadi pembatalan,” ujar Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, Kamis (15/1/2025) malam di Kota Medan.

Baca juga : Ibu Muda Diduga Terlibat Jual Beli Bayi di Medan, Polisi Lakukan Pendalaman

Kemudian, untuk DPO kedua, lanjut Calvijn, merupakan seorang laki-laki yang merupakan teman dari tersangka BS (sudah ditangkap). Dalam kasus ini, pria tersebut juga menerima bagian berupa uang dari hasil penjualan bayi yang dilahirkan oleh BS. Sementara itu, satu DPO lainnya merupakan orang yang turut serta terlibat dalam kasus ini.

Ditambahkan Calvijn, dalam perkara ini polisi turut mengamankan dua orang korban, yakni seorang bayi laki-laki berusia lima hari dan seorang bayi perempuan berusia dua hari.

Sebelumnya, Kapolrestabes Medan mengatakan kasus tersebut berhasil diungkap pada 13 Desember 2025 berawal dari laporan masyarakat. Dari hasil penyelidikan, timnya berhasil menangkap sembilan orang tersangka, mulai dari otak pelaku jual beli bayi, perantara, hingga orang tua bayi yang hendak diperjualbelikan.

Dalam menjalankan aksinya, otak pelaku berinisial HD melakukan jual beli bayi melalui media sosial dengan dibantu asistennya berinisial HT (24). Bayi-bayi tersebut dibeli dari orang tua kandung dengan harga sekitar Rp9 juta, kemudian HD mencari calon pembeli dengan nominal harga yang bervariasi.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan