Kecamatan Siantar Martoba Sabet Juara Umum MTQN ke-58 Kota Pematangsiantar
Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-58 Tingkat Kota Pematangsiantar resmi berakhir dengan menghadirkan satu nama sebagai pusat perhatian, yakni Kecamatan Siantar Martoba. Kecamatan ini sukses tampil sebagai juara umum setelah menunjukkan performa unggul di berbagai cabang perlombaan tilawah dan syiar Al-Qur’an.
Dibaca Juga : Dua WNA Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan Tewas, Operasi SAR Resmi Ditutup
Penutupan MTQN yang berlangsung di Lapangan Adam Malik, Jumat malam (8/5/2026), menjadi momentum kebangkitan semangat Qur’ani di Kota Pematangsiantar. Prestasi Siantar Martoba dinilai bukan sekadar kemenangan kompetisi, melainkan hasil dari pembinaan berkelanjutan terhadap generasi muda Qur’ani di tingkat kecamatan.
Wesly Silalahi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, khususnya para juara yang akan dipersiapkan menuju MTQN tingkat Provinsi Sumatera Utara pada Juni mendatang.
“Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus berkembang hingga ke level nasional bahkan internasional,” ujar Wesly.
Keberhasilan Siantar Martoba disebut menjadi sinyal positif meningkatnya kualitas pembinaan tilawah di daerah tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, kecamatan ini dinilai konsisten membangun ekosistem pembelajaran Al-Qur’an melalui dukungan pemerintah kecamatan, lembaga pendidikan agama, dan masyarakat.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an Kota Pematangsiantar, Hamzah Fanshuri Damanik, mengatakan MTQN bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga ruang pembinaan mental dan spiritual masyarakat.
“Melalui MTQN, kita membumikan Al-Qur’an dan membentuk generasi Qur’ani di Kota Pematangsiantar,” katanya.
Ia juga optimistis capaian Kota Pematangsiantar di tingkat provinsi tahun ini akan meningkat. Sebab, selain memiliki peserta potensial, daerah ini juga mengirim lima dewan hakim ke MTQN Provinsi Sumatera Utara.
Penutupan MTQN berlangsung meriah dan khidmat. Acara diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Abdul Rahim Lubis dan ditandai penekanan tombol sirene oleh Wali Kota bersama unsur Forkopimda.
Dibaca Juga : LPSK Ungkap Dugaan Intimidasi Korban Pelecehan di Ponpes Pati, Publik Geram
MTQN ke-58 Kota Pematangsiantar sendiri berlangsung selama dua hari sejak 7 Mei 2026 dan diawali dengan pawai taaruf yang melibatkan seluruh kafilah kecamatan. Di akhir perhelatan, nama Siantar Martoba resmi diumumkan sebagai juara umum, menegaskan posisinya sebagai kekuatan baru dalam pembinaan tilawah Al-Qur’an di Kota Pematangsiantar.






