TKA SD-SMP di Toba Diperketat, Pengawasan Online-Offline Kini Terintegrasi
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di sekolah tingkat SD dan SMP di Kabupaten Toba yang telah usai dilaksanakan pada April 2026 dilakukan dengan pengawasan ketat, baik secara daring (online) maupun luring (offline).
Dibaca Juga : Polres Sibolga Ringkus 9 Pelaku Sabu dari 4 Kasus Sepanjang April 2026
Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Pahala Hutapea, mengatakan pelaksanaan TKA di Kabupaten Toba merujuk pada petunjuk teknis (juknis) dari kementerian dan diberlakukan sama di seluruh Indonesia.
“Untuk pengawasannya dilakukan secara ketat, baik secara online dari pihak kementerian maupun secara offline oleh pengawas di tempat (ruangan) pelaksanaan TKA,” ujar Pahala, Senin (27/4/2026).
Ia menerangkan, pengawasan secara online dilakukan melalui sistem Zoom terhadap peserta TKA, di mana seluruh komputer yang terhubung dengan pihak kementerian dilengkapi kamera sehingga peserta sulit melakukan kecurangan.
“Sementara untuk pengawasan offline dilakukan pembatasan terhadap siapa pun yang memasuki ruangan pelaksanaan TKA. Hanya teknisi dan pengawas saja yang diperbolehkan masuk. Pengawas pun menggunakan sistem silang, tidak boleh dari sekolah yang bersangkutan mengawasi siswanya sendiri, tetapi harus dari sekolah lain,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa terkait penilaian hasil TKA, sekolah atau panitia penyelenggara tidak memiliki kewenangan. Seluruh proses penilaian sepenuhnya menjadi ketentuan kementerian.
Dibaca Juga : Viral Lagu “Siti Mawarni”, Polres Labuhanbatu Bongkar 50 Kg Sabu di Panai Hilir
“Wewenang dari sekolah dan panitia penyelenggara hanya menyediakan tempat pelaksanaan serta pengawasan secara offline. Jadi jika ditanya hasil kemampuan peserta TKA, kami belum mengetahuinya dan masih menunggu dari pihak kementerian,” tuturnya.






