Nekat Gergaji Rel KA, Dua Pelaku Dibekuk Polisi di Area Stasiun Pulu Brayan
Petugas keamanan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumut, berhasil menangkap dua pelaku pencurian besi di Gudang Bama emplasemen Stasiun Pulu Brayan, Kota Medan, Kamis malam, 17 Juli 2025, sekitar pukul 23.00 WIB.
Dua pelaku diamankan masing-masing DL (22) dan D (32) bersama peralatan untuk mencuri besi rel kereta api, yakni gergaji dan gunting besi.
”Besi yang dicuri merupakan bagian dari aset negara yang wajib dijaga dan dilindungi bersama. Pencurian ini merupakan tindak pidana, dan kami akan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku,” ucap Manager Humas KAI Divisi Regional I Sumut, M. As’ad Habibuddin, Jumat 18 Juli 2025.
As’ad menjelaskan kronologi pencurian itu, berawal petugas keamanan KAI, yang sedang berpatroli, mendapati sejumlah orang tengah memukul dan memotong besi rel di area gudang Bama emplasemen Stasiun Pulu Brayan.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Tim Pengamanan KAI melakukan pengendapan di sekitar lokasi.
Lalu, terlihat 2 orang sedang mengambil besi menggunakan gergaji besi dan gunting seng. Petugas segera mengamankan kedua pelaku di lokasi.
“Aksi pencurian ini menimbulkan kerugian material sekitar Rp4 juta,” tutur As’ad.
Baca Juga : Residivis Narkoba Diciduk Lagi, Pria 30 Tahun Kembali Masuk Bui di Tanah Karo
Petugas pengamanan segera berkoordinasi dengan Polsek Medan Timur untuk proses hukum lebih lanjut, serta dengan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Medan.
Pelaku berinisial DL dan D kemudian diserahkan ke Polsek Medan Timur beserta barang bukti berupa 1 gergaji besi dan 1 gunting seng.
KAI Divre I Sumut menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan aset perkeretaapian dan memastikan keselamatan operasional perjalanan kereta api.
Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan aset kereta api.
“Kami mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan aset kereta api demi keselamatan dan kenyamanan bersama. Kerja sama masyarakat sangat penting untuk mendukung perjalanan kereta api yang andal dan selamat,” tutur As’ad.






