Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Pemkab Labuhanbatu Siapkan Dua Lokasi Yonif TP Tahap III, 519 Prajurit Sudah Tiba

Pemkab Labuhanbatu Siapkan Dua Lokasi Yonif TP Tahap III, 519 Prajurit Sudah Tiba

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menyiapkan dua opsi lokasi untuk pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) tahap tiga di wilayah Kabupaten Labuhanbatu. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan pertahanan serta pembangunan wilayah melalui program TNI.

Dibaca Juga : Bupati-Wabup Deli Serdang Salat Idul Fitri di Sunggal, Pawai Obor Semarakkan Pantai Labu

Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri ST, pada rapat koordinasi yang digelar di ruang rapat Makodim 0209/LB, Senin (16/3/2026), menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan kajian awal terhadap beberapa lokasi yang dinilai layak untuk pembangunan markas batalyon tersebut. Dari hasil kajian tersebut, terdapat dua lokasi yang dinilai memenuhi persyaratan dan siap diusulkan kepada pihak TNI.

Menurutnya, penyiapan lokasi ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi antara pemerintah daerah dengan jajaran TNI terkait rencana pembangunan Yonif TP tahap tiga yang akan ditempatkan di wilayah Labuhanbatu.

“Pemkab Labuhanbatu siap mendukung penuh rencana pembangunan Yonif TP ini. Saat ini kami telah menyiapkan dua opsi lokasi yang dinilai strategis dan memenuhi syarat untuk pembangunan batalyon,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kehadiran Yonif TP di daerah tidak hanya berfungsi memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah, terutama dalam mendukung program ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, serta pemberdayaan masyarakat.

Selain itu, keberadaan satuan TNI di daerah juga diyakini dapat meningkatkan stabilitas keamanan serta mempererat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu saat ini masih menunggu hasil verifikasi dan peninjauan dari pihak TNI terhadap dua lokasi yang telah diusulkan tersebut. Setelah melalui proses penilaian, nantinya akan ditentukan lokasi yang paling layak untuk pembangunan Yonif TP tahap tiga.

Pemkab Labuhanbatu berharap rencana pembangunan Yonif TP tersebut dapat segera terealisasi sehingga dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta mendukung pembangunan dan keamanan wilayah di Kabupaten Labuhanbatu.

Adapun dua lokasi yang dimaksud yaitu eks HGU PTPN III dan kawasan hutan PKH yang terletak di Kecamatan Panai Tengah dan Panai Hilir.

Dandim 0209/LB, Letkol Kav Hanung Kaptiaji, menyebutkan pihaknya telah melakukan tahapan awal hingga permohonan, mulai dari izin Pangdam hingga kementerian.

“Untuk opsi A kita sudah melihat dan telah melakukan kegiatan marshalling area untuk 519 prajurit yang sudah tiba di Labuhanbatu. Untuk opsi B yang berada di Kecamatan Panai Tengah dan Panai Hilir, secepatnya kita melakukan survei. Nanti hasilnya akan kita putuskan,” ujarnya.

Menurut Hanung, proses penetapan lokasi harus segera ditentukan mengingat kebutuhan personel yang mendesak.

“Sebanyak 519 personel sudah tiba di Labuhanbatu, sehingga segala kebutuhannya harus segera kita persiapkan,” katanya.

Untuk sementara waktu para prajurit menempati tenda-tenda basecamp dan sudah mulai melakukan pembangunan fasilitas seperti MCK dan kamar mandi. Ia berharap proses pembangunan tersebut dapat segera terealisasi.

Kasdim 0209/LB, Mayor Inf SH Tanjung, menjelaskan langkah-langkah persiapan permohonan lokasi di lahan eks HGU PTPN III dengan luas 53 hektare sudah dilakukan dan kini tinggal menunggu hasil dari pimpinan pusat.

“Untuk 519 personel yang telah tiba di Labuhanbatu saat ini sudah melakukan berbagai kegiatan marshalling area,” ujarnya.

Sementara itu, Danyon 956/TP, Mayor Inf Birawa Anoraga S.Ip., M.Ip., memaparkan bahwa pembentukan Yonif tersebut berdasarkan Kep KASAD Nomor 142/II/2026. Pembentukan Yonif berangkat dari delapan strategi ekonomi pemerintah pusat, seperti ketahanan pangan, energi, program makan bergizi gratis, pendidikan, kesehatan, UMKM, digitalisasi, akselerasi investasi hingga perdagangan global.

Menurutnya, kehadiran Yonif di daerah diharapkan menjadi motor percepatan pembangunan wilayah, yang nantinya akan membawahi lima kompi tempur dan lima kompi senapan.

“Saya berharap Yonif nantinya bisa bersinergi dengan Pemda sehingga dapat meningkatkan kemampuan prajurit yang saat ini berada di Kabupaten Labuhanbatu,” tuturnya.

Di akhir pemaparannya, Danyon mengatakan pihaknya memerlukan kepastian secepatnya dari Pemda untuk menentukan lahan pembangunan Yonif 956/TP tahap tiga.

Dibaca Juga : Mobil Brio Hantam Lapak Pasar Kaget, Wanita Cantik Ini Siap Ganti Rugi dan Buka Suara!

Hadir mengikuti rapat tersebut Dandim 0209/LB beserta jajaran, Danyonif 959/TP beserta jajaran, Wakil Bupati Labuhanbatu, Sekdakab Labuhanbatu, Asisten I Setdakab Labuhanbatu, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Pertanahan, Kepala Bappeda, serta perwakilan Kantor Pertanahan. 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan