Mobil Dinas Bupati Samosir Senilai Rp3 Miliar Jadi Sorotan, Keberadaannya Masih Misterius
Pengadaan mobil dinas mewah untuk Bupati Samosir dengan nilai lebih dari Rp3 miliar kembali menuai sorotan tajam publik. Kendaraan yang disebut-sebut berjenis Toyota Land Cruiser itu dikabarkan dibeli menggunakan dana APBD Kabupaten Samosir Tahun Anggaran 2025.
Dibaca Juga : Empat Truk Tabrakan Beruntun di Jalinsum Lubuk Pakam, Lalu Lintas Sempat Lumpuh
Informasi tersebut beredar luas di tengah masyarakat. Namun hingga kini, mobil dinas dimaksud belum terlihat berada di rumah dinas Bupati maupun di wilayah Kabupaten Samosir, sehingga memunculkan pertanyaan besar terkait realisasi pengadaan tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, nilai pembelian mobil dinas Bupati Samosir disebut lebih dari Rp3 miliar. Pemerintah Kabupaten Samosir sendiri belum memberikan penjelasan resmi terkait spesifikasi kendaraan, harga pasti, maupun status keberadaan mobil tersebut.
Pemerhati pembangunan, Oloan Simbolon, mengecam keras realisasi pengadaan mobil dinas bernilai fantastis tersebut. Ia menilai kebijakan itu tidak hanya mencerminkan pemborosan anggaran, tetapi juga menunjukkan krisis moral dalam kepemimpinan daerah.
“Jika benar mobil dinas Bupati dibeli dengan harga lebih dari Rp3 miliar, ini bukan sekadar persoalan anggaran, tetapi persoalan moral. Ini bentuk penghinaan terhadap rakyat,” ujar Oloan kepada wartawan, Rabu (14/1/2026).
Menurut mantan pimpinan DPRD Samosir itu, di tengah kondisi masyarakat yang terdampak gagal panen akibat kemarau panjang, pembelian mobil dinas mewah sangat tidak etis dan jauh dari rasa empati.
“Ketika petani kehilangan hasil panen, tanah mengering, dan dapur rumah tangga bertahan dengan penghematan yang menyakitkan, seharusnya pemimpin hadir dengan empati, bukan memamerkan kemewahan kekuasaan,” ucapnya.
Oloan menegaskan, kepemimpinan tidak bisa hanya berlindung di balik legalitas anggaran. Ia menilai, meski secara prosedural pengadaan mungkin sah, namun secara moral kebijakan tersebut tetap tidak dapat dibenarkan.
“Anggaran boleh tersedia dan prosedur boleh saja benar, tetapi kepemimpinan diuji dari kelayakan moralnya. Pertanyaannya, apakah ini pantas dan apakah ini waktu yang tepat?” katanya.
Ia juga menilai, jika APBD 2025 dihabiskan hingga miliaran rupiah hanya untuk satu unit mobil dinas, maka hal itu menunjukkan jurang yang lebar antara penguasa dan penderitaan rakyat.
“Ini mencerminkan jarak antara kekuasaan dan realitas hidup masyarakat. Antara kemewahan simbolik dan kesulitan nyata yang dialami rakyat setiap hari,” ujar mantan Ketua Komisi A DPRD Sumatera Utara itu.
Oloan mendesak DPRD Samosir untuk bersikap tegas dan segera membuka secara transparan kebenaran realisasi anggaran pembelian mobil dinas Bupati Samosir kepada publik.
“DPRD harus proaktif dan berpihak kepada rakyat. Apa urgensi membeli mobil dinas seharga miliaran rupiah, sementara masih banyak kebutuhan mendasar masyarakat yang belum terpenuhi?” ucapnya.
Menurut Oloan, di daerah yang mayoritas hidup dari sektor pertanian, kepekaan moral seorang pemimpin seharusnya tercermin dari kebijakan yang berpihak kepada rakyat kecil.
“Kepekaan pemimpin tidak diukur dari kenyamanan kursi mobil yang didudukinya, tetapi dari kemampuannya merasakan penderitaan dan kelaparan rakyatnya,” katanya.
Ia menambahkan, kemewahan yang berlebihan di tengah kesulitan rakyat bukan hanya melukai rasa keadilan sosial, tetapi juga berpotensi meruntuhkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir, Marudut Tua Sitinjak, belum memberikan klarifikasi terkait kebenaran harga maupun realisasi anggaran pengadaan mobil dinas Bupati Samosir.
Dibaca Juga : Pemko Binjai Wajibkan ASN Pria Ikut Sepak Bola, Disiplin dan Kebugaran Jadi Prioritas
Hingga berita ini dikirim ke redaksi, Sekda Samosir belum memberikan jawaban atas upaya konfirmasi terkait besaran anggaran dan status pengadaan mobil dinas Bupati Samosir Tahun Anggaran 2025. Sekadar diketahui, berdasarkan di portal SIRUP LKPP, pengadaan mobil dinas Bupati Samosir tersebut tidak ditemukan.






