Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Investigasi Heli PK-CFX Jatuh di Sekadau: Mesin dan Kokpit Diamankan Tim Gabungan

Investigasi Heli PK-CFX Jatuh di Sekadau: Mesin dan Kokpit Diamankan Tim Gabungan

Tim gabungan terus mendalami penyebab kecelakaan helikopter PK-CFX yang jatuh di Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Dalam proses investigasi, sejumlah barang bukti penting berhasil diamankan dari lokasi kejadian.

Dibaca Juga : Kapolres Tebing Tinggi Soroti Regenerasi dan Profesionalisme Saat Sertijab

Kecelakaan helikopter milik PT Matthew Air tersebut diketahui menewaskan delapan orang, termasuk satu warga negara Malaysia. Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan bukti dilakukan selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 April 2026.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menyampaikan bahwa seluruh barang bukti memiliki peran penting dalam mengungkap penyebab kecelakaan.

Seluruh barang bukti yang diamankan menjadi bagian penting dalam proses investigasi untuk mengungkap penyebab kecelakaan secara faktual, ujarnya.

Hari Pertama: Dokumen dan Barang Pribadi Diamankan

Pada hari pertama, tim fokus mengumpulkan dokumen penerbangan serta barang-barang pribadi milik korban. Beberapa tas dan perlengkapan ditemukan di sekitar lokasi jatuhnya helikopter.

Selain itu, petugas juga mulai memetakan sebaran puing untuk membantu analisis awal terkait kronologi kecelakaan.

Hari Kedua: Instrumen Kokpit Dikumpulkan

Memasuki hari kedua, tim dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengamankan sejumlah instrumen penting dari kokpit.Beberapa di antaranya adalah altimeter (alat pengukur ketinggian), airspeed indicator (indikator kecepatan), serta berbagai indikator mesin yang dapat memberikan petunjuk teknis terkait kondisi helikopter sebelum jatuh.

Hari Ketiga: Evakuasi Mesin Helikopter

Pada hari ketiga, proses investigasi difokuskan pada evakuasi komponen utama helikopter, yaitu mesin. Tahapan ini dinilai krusial karena mesin menjadi salah satu kunci dalam mengungkap penyebab utama kecelakaan.

Dibaca Juga : Kasus Dugaan Penimbunan Bantuan Banjir di Tapteng, DPRD Sumut Desak Investigasi

Tim penyelidik akan melakukan analisis lebih lanjut terhadap seluruh barang bukti yang telah dikumpulkan guna memastikan faktor penyebab insiden, baik dari sisi teknis maupun non-teknis.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan