Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Disdikbud Medan: Realisasi TPG 2025 Sudah Capai 95 Persen

Disdikbud Medan: Realisasi TPG 2025 Sudah Capai 95 Persen

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan memastikan penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) tahun 2025 bagi guru yang telah valid datanya di Info GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) hampir seluruhnya tuntas. Hingga akhir Desember 2025, realisasi pencairan TPG telah mencapai sekitar 95 persen.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Ketenagaan Disdikbud Kota Medan, Mujiono, menjelaskan guru-guru yang datanya telah valid di Info GTK sebelumnya telah diusulkan untuk penerbitan Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) oleh Kemendikdasmen.

“Bagi guru-guru yang sudah terbit SKTP untuk tahun 2025, pembayaran TPG dibayarkan langsung oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ke rekening guru masing-masing,” ujarnya, Rabu (14/1/2026).

Ia menyampaikan pencairan TPG 2025 dilakukan pada tahun yang sama dan dibayarkan secara bertahap per triwulan. Untuk tahun 2025, pembayaran telah dilakukan hingga triwulan IV.

“Ini kita mau masuk tahun ajaran semester dua. Kalau tahun 2025 sudah dibayarkan semua sampai Desember,” katanya.

Baca juga : Lewat GEMAR, Disdikbud Medan Ajak Ayah Terlibat Ambil Rapor Anak

Mujiono menegaskan setelah seluruh pembayaran TPG 2025 diselesaikan, proses pengajuan akan dilakukan kembali setelah data di Dapodik sinkron dan dinyatakan valid di Info GTK.

“Nanti pengajuan ulang setelah data di Dapodik sinkron di Info GTK, sudah valid baru kita usulkan. Jadi 2026 memang belum ada pengusulan untuk yang TPG,” tuturnya.

Ia menjelaskan sebagian kecil TPG yang belum cair disebabkan oleh kendala teknis, terutama kesalahan rekening guru penerima. Namun, ia memastikan hak guru tersebut tetap akan dibayarkan.

“Ada yang belum (pencairan) karena rekeningnya salah, tapi tetap dibayar dari kementerian, kan diusulkan balik yang belum terbayar,” ucapnya.

Berdasarkan data Disdikbud Kota Medan, jumlah guru ASN daerah yang telah bersertifikasi tercatat sebanyak 4.391 orang, sementara guru non-ASN bersertifikasi mencapai 4.255 orang.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan