Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Dampak Banjir Aceh, Distribusi Pupuk ke Sergai Tersendat

Dampak Banjir Aceh, Distribusi Pupuk ke Sergai Tersendat

Para petani di Serdang Bedagai (Sergai) tampaknya harus bersabar demi mendapatkan pupuk bersubsidi dari pemerintah. Sebab, saat ini penyediaan pupuk subsidi mengalami kendala akibat bencana banjir di Aceh.

Seperti disampaikan Kepala Dinas Pertanian Serdang Bedagai (Sergai), Dedi Iskandar yang menegaskan bahwa pupuk bersubsidi tidak mengalami kelangkaan, melainkan hanya keterbatasan penyediaan.

“Enggak ada langka, Pak. Hanya saja keterbatasan PT Pupuk Indonesia dalam penyediaannya. Akibat banjir Aceh, pabrik yang di Aceh masih belum beroperasi,” ujarnya saat dikonfirmasi via WhatsApp, Jumat (27/2/2026).

Dijelaskannya, untuk memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi bagi petani di Serdang Bedagai, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan PT Pupuk Indonesia (PI).

“Kami sudah sering berkoordinasi dengan PT PI supaya dipenuhi kebutuhan pupuk di Sergai. Tapi ini kendalanya se-Sumut karena pasokan pupuk dari PT PI yang tersendat akibat pabrik Aceh belum beroperasi,” katanya.

Baca juga : Distribusi Pupuk Subsidi Tersendat, Petani di Simalungun Keluhkan Kelangkaan

Menurutnya, melihat kondisi seperti ini, solusi yang dilakukan hanya menunggu kebijakan dari pemerintah.

“Menunggu kebijakan dari pemerintah. Mungkin saja dari Sriwijaya nanti yang menyuplai Sumut sambil menunggu Pusri stabil,” ucapnya.

Sebelumnya, kelompok tani (Poktan) di Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), mengeluhkan kelangkaan pupuk subsidi. Sebagian kelompok tani di sana belum mendapatkan pupuk bersubsidi.

“Kelompok kami belum dapat pupuk bersubsidi. Padahal kami perlu pupuk saat ini. Saya juga melihat di kelompok lain pupuknya berkurang. Phonska 45 sak, pupuk urea hanya 10 sak. Kami berharap pemerintah segera menstabilkan pasokan pupuk agar kami para petani dapat sejahtera,” tutur seorang warga bermarga Sinaga.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan