Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Samosir Tancap Gas! 16 Ton Bibit Bawang Putih Ditanam di Lahan 20 Hektare

Samosir Tancap Gas! 16 Ton Bibit Bawang Putih Ditanam di Lahan 20 Hektare

Pemerintah Kabupaten Samosir mulai mengembangkan komoditas bawang putih dengan menanam 16 ton bibit di lahan seluas 20 hektare sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Kegiatan ini berlangsung di Desa Marlumba, Kecamatan Simanindo, Kamis (30/4/2026).

Dibaca Juga : Penyelundupan 22 Kg Sabu Pakai Tangki Mobil Modifikasi Digagalkan di Medan, Kurir Dibekuk

Penanaman dilakukan bersama Kelompok Tani Santo Adrianus Peajolo dan Kelompok Tani Lamtama sebagai tindak lanjut dukungan Kementerian Pertanian dalam menjadikan Samosir sebagai sentra bawang putih di Sumatera Utara.

Bupati Samosir, Vandiko Gultom, menyatakan bahwa pengembangan bawang putih merupakan bagian dari program prioritas nasional dalam mewujudkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Samosir dinilai memiliki potensi unggul. Ini harus kita buktikan melalui hasil produksi yang maksimal. Kita tunjukkan bahwa Samosir layak menjadi sentra bawang putih di Sumut bahkan nasional,” ujarnya.

Ia menyebutkan dukungan pemerintah pusat tidak hanya berupa bantuan bibit, tetapi juga alat pertanian seperti traktor, pendampingan teknis, serta keterlibatan peneliti dari BRIN.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Samosir, Tumiur Gultom, menargetkan produksi bawang putih mencapai 20 ton per hektare dengan pendampingan intensif dari penyuluh pertanian.

“Pendampingan dilakukan agar produktivitas sesuai target dan petani benar-benar merasakan manfaat ekonomi. Seluruh kendala di lapangan akan ditangani bersama,” katanya.

Perwakilan Kementerian Pertanian RI, Risda Sinaga, menyampaikan dukungan penuh terhadap pengembangan bawang putih di Kabupaten Samosir.

“Kita harus bahu-membahu membangun Samosir. Potensi pertanian ini harus dikembangkan bersama,” sebutnya.

Dibaca Juga : INALUM Dorong Industri Hijau, dari Kawasan Danau Toba Menuju Pasar Global

Ketua Kelompok Tani Santo Adrianus Peajolo, Edu Turnip, berharap program ini dapat membawa dampak nyata bagi peningkatan ekonomi petani. “Semoga berhasil dan Samosir benar-benar menjadi sentra bawang putih di Sumatera Utara,” harapnya.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan