Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Akses Baru Dibuka! Jalan 2 Km ke Air Terjun Situmurun Kini Permudah Wisatawan

Akses Baru Dibuka! Jalan 2 Km ke Air Terjun Situmurun Kini Permudah Wisatawan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba membuka jalan menuju objek wisata Air Terjun Situmurun, Desa Jonggi Nihuta, Kecamatan Lumbanjulu, dalam upaya mempermudah wisatawan menuju lokasi tersebut.

Dibaca Juga : Gerak Cepat Pascabencana, Gubernur Bobby Tinjau Langsung Tanggul Sungai Badiri Tapteng

Wakil Bupati Toba, Audi Murphy Sitorus, mengatakan pembukaan jalan tersebut bertujuan untuk mempermudah wisatawan menuju lokasi, yang selama ini harus melalui Danau Toba untuk mencapai objek wisata Air Terjun Situmurun.

“Pembukaan jalan tersebut, jika tidak salah sudah sebulan lebih dan sesuai prediksi seharusnya sudah selesai dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) melalui Bidang Peralatan,” ujar Audi, Senin (13/4/2026).

Senada disampaikan Kepala Bidang Peralatan PUTR Kabupaten Toba, Maju Simangunsong, yang menyebutkan bahwa pembukaan jalan tersebut diawali dari Desa Hutanamora menuju kaki bukit Air Terjun Situmurun, dengan waktu pengerjaan selama enam pekan.

“Pembukaan jalan tersebut telah rampung sepanjang kurang lebih dua kilometer dengan lebar badan jalan lima meter hingga delapan meter dan telah dapat dilalui sepeda motor dan mobil,” ucap Maju.

Maju juga mengingatkan bahwa jalan yang baru dibuka tersebut dapat dilalui dengan aman jika tidak turun hujan. Meski masih dapat dilalui saat musim hujan, kondisi jalan yang masih lembut berisiko membuat kendaraan terperosok.

“Sebaiknya apabila wisatawan yang akan berkunjung ke air terjun melalui jalur darat dapat melihat kondisi cuaca dalam keadaan cerah. Jika berpotensi hujan, sebaiknya mengurungkan niat melintasi jalan tersebut dan menunggu perbaikan selanjutnya melalui pengerasan,” tuturnya.

Ia menambahkan, jarak antara bukit Desa Hutanamora dengan kaki bukit Air Terjun Situmurun sebenarnya tidak terlalu jauh, yakni sekitar 500 meter jika ditarik lurus.

Dibaca Juga : Jaksa Tahan Tersangka Keempat, Kasus Korupsi Proyek Fiktif DKP2 Binjai Kian Terkuak

“Pembukaan jalan sepanjang dua kilometer dilakukan karena kondisi perbukitan sehingga jalur dibuat berkelok-kelok untuk menghindari kemiringan yang terlalu curam yang berpotensi menyebabkan kecelakaan,” kata Maju. 

Komentar
Bagikan:

1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan