Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS 242 Jemaah Haji Asahan Siap Terbang ke Tanah Suci Akhir April 2026

242 Jemaah Haji Asahan Siap Terbang ke Tanah Suci Akhir April 2026

Sebanyak 242 calon jemaah haji (calhaj) asal Kabupaten Asahan dipastikan siap diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 2026. Mereka dijadwalkan terbang ke Arab Saudi melalui Bandara Internasional Kualanamu pada 29 April 2026.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Asahan, Jamaluddin, mengatakan seluruh jemaah yang berangkat telah melalui tahapan verifikasi, mulai dari pelunasan biaya hingga pemeriksaan kesehatan.

“Seluruh jemaah sudah dinyatakan siap. Proses administrasi, kesehatan, dan pelunasan biaya sudah rampung,” ujar Jamaluddin kepada wartawan, Senin (13/4/2026).

Ia menegaskan, tidak ada penambahan biaya pelunasan haji meski terdapat informasi terkait kemungkinan perubahan rute penerbangan yang lebih panjang akibat konflik Timur Tengah.

Baca juga : Wakil Bupati Lom Lom Suwondo Buka Manasik 562 Calon Haji Deli Serdang, Tepung Tawar Penuh Haru

“Ratusan jemaah tersebut terbagi dalam beberapa kelompok terbang (kloter), dengan jumlah terbanyak berada di Kloter 7. Para jemaah dijadwalkan masuk ke Asrama Haji Medan pada 28 April dini hari sebelum diberangkatkan keesokan paginya,” ujarnya.

Selain itu, sebagian jemaah Asahan juga tergabung dalam kloter lain bersama jemaah dari Tanjungbalai dan Medan karena keterlambatan pelunasan biaya.

Dari sisi usia, jemaah tertua tercatat berusia 86 tahun atas nama Paina, sedangkan jemaah termuda berusia 19 tahun, yakni Nur Luthyfiah.

Sebelumnya, Kabupaten Asahan memperoleh kuota haji sebanyak 315 orang pada tahun ini. Namun, setelah proses verifikasi, sebanyak 73 calon jemaah dinyatakan belum dapat berangkat karena berbagai alasan, seperti meninggal dunia, kondisi kesehatan, hingga belum melunasi biaya.

Baca juga : 216 Calon Jemaah Haji Labuhanbatu Ikuti Manasik, Siap Menuju Tanah Suci

“Dari total kuota, yang siap berangkat sebanyak 242 orang. Sisanya tertunda untuk keberangkatan tahun berikutnya,” kata Jamaluddin.

Untuk tahun 2026, Ongkos Naik Haji (ONH) ditetapkan sekitar Rp43 juta lebih. Biaya tersebut terdiri atas setoran awal sebesar Rp25 juta dan pelunasan sekitar Rp18 juta.

Selain melayani jemaah asal Asahan, kantor tersebut juga membantu proses keberangkatan calon haji dari Kabupaten Toba dan Tapanuli Utara. Masing-masing daerah mengirimkan tujuh jemaah yang tergabung dalam kloter berbeda.

Jamaluddin memastikan seluruh persiapan terus dimatangkan agar proses keberangkatan jemaah berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan