Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS 704 Siswa dan 58 Guru SMAN 6 Medan Terima MBG Ramadan

704 Siswa dan 58 Guru SMAN 6 Medan Terima MBG Ramadan

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 6 Medan selama bulan Ramadan membawa perubahan penting bagi seluruh keluarga besar sekolah. Untuk pertama kalinya, tidak hanya siswa, tetapi juga guru dan tenaga kependidikan ikut menerima MBG yang dibagikan secara rapel setiap tiga hari.

Koordinator MBG SMAN 6 Medan, Muhammad Safii, mengatakan pembagian yang berlangsung saat ini merupakan pembagian kedua selama Ramadan.

Ia menyebutkan total penerima MBG terdiri dari 704 siswa dan 58 guru serta tenaga kependidikan. Safii menegaskan bahwa menu yang dibagikan kepada siswa dan guru adalah sama.

“Menu guru dan siswa itu sama. Pada hari pertama, menunya susu, Energen, buah manggis, buah salak, dan roti,” katanya, Kamis (26/2/2026).

Pembagian selama Ramadan dilakukan dengan pengaturan waktu khusus. Untuk guru dan tenaga kependidikan, paket MBG dibagikan mulai pukul 12.00 hingga 13.00 WIB. Sementara itu, siswa menerima paket setelah salat Zuhur.

“Makanan untuk siswa diwajibkan dibawa pulang. Makanya kami bagikan sesudah salat Zuhur,” tutur Safii.

Terkait jenis menu, Safii menilai makanan kering lebih tepat selama Ramadan dibandingkan makanan basah.

Baca juga : Distribusi MBG di Toba Tetap Lancar Selama Ramadan, Pelayanan Tak Berubah

“Soalnya untuk jangka beberapa hari ke depan, takutnya kalau basah cepat basi. Kering lebih aman dan bisa terjangkau,” ujarnya.

Meski demikian, ia berharap ke depan kualitas menu terus ditingkatkan.

Pembagian MBG ini juga disambut positif oleh para guru, salah satunya Ahmad Ridwan (46), guru komputer SMAN 6 Medan. Ia mengaku senang karena kini guru dan seluruh civitas sekolah ikut merasakan manfaat MBG.

“Kita sangat senang. Tiga bulan lalu murid sudah dapat, kami kok belum dapat, pasti ada perasaan seperti itu. Ini yang sudah ditunggu-tunggu,” katanya.

Ia menambahkan, penerima MBG bukan hanya guru, tetapi juga petugas kebersihan dan penjaga malam.

“Seluruh civitas yang ada di SMAN 6 dapat, alhamdulillah,” ujarnya.

Menurutnya, meskipun dibagikan saat puasa, kualitas makanan cukup baik. Ia berharap ke depan menu dapat lebih bervariasi.

“Kalau bisa jangan monoton. Biarpun tidak mahal, tapi kalau bervariasi itu lebih baik. Nasinya juga kalau bisa sedikit lebih banyak,” katanya sembari tersenyum.

Baca juga : Selama Ramadan, Program MBG di Medan Berlanjut dengan Skema Distribusi Baru

Dari sisi siswa, Bilal (15) menilai MBG sangat membantu, terutama bagi siswa yang kurang mampu.

“Dengan MBG ini bisa membantu para siswa untuk makan dan minum,” ujar siswa kelas X itu.

Selama Ramadan, paket MBG dibawa pulang dan dimakan saat berbuka. Ia mengaku menyukai makanan kering karena lebih tahan lama, serta berharap menu susu dan buah bisa diperbanyak.

Sementara itu, Talita (15) mengatakan MBG memberi dampak ekonomi bagi siswa.

“Dengan adanya MBG ini siswa bisa menyimpan uang jajannya, bisa menabung untuk keperluan lain,” katanya.

Ia juga berharap kualitas program MBG ini dapat terus ditingkatkan dan memberi dampak positif bagi siswa.

Terpantau menu yang dibagikan untuk tiga hari ke depan yakni satu bungkus roti, dua kotak kecil susu, satu butir telur asin, Energen, dan empat buah kurma.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan