Warung Lontong Legendaris di Siantar Terbakar, Api Hanguskan Usaha Malam Hari, Kerugian Tembus Rp150 Juta
Api melahap sebuah warung lontong malam di Lorong Baja, Jalan Rakutta Sembiring, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, Minggu (11/1/2026). Bangunan yang terbakar merupakan satu unit rumah yang difungsikan sebagai tempat usaha kuliner malam hari.
Dibaca Juga : Pelaku Pembobolan Rumah Residivis di Medan Timur Ditangkap, Sempat Dilumpuhkan
Warung lontong tersebut diketahui dikelola oleh Ramadhani. Sementara itu, bangunan rumah tempat usaha berdiri tercatat milik Bonar Siregar. Kebakaran terjadi pada siang hari dan sempat mengundang perhatian warga sekitar.
Api membesar dalam waktu singkat dan menghanguskan hampir seluruh bagian bangunan. Sejumlah warga terlihat berkumpul di sekitar lokasi kejadian, menyaksikan kobaran api yang terus membubung.
Situasi itu memicu kepanikan, mengingat jarak antarbangunan di kawasan permukiman tersebut tergolong rapat.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Pematangsiantar bergerak cepat ke lokasi.
Lima unit armada pemadam dikerahkan untuk memadamkan api dan mencegahnya merambat ke rumah-rumah di sekitarnya, ditambah upaya dari masyarakat hingga situasi dan kondisi dapat teratasi.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Dinas Damkarmat Kota Pematangsiantar, Josua Haloho, mengatakan objek yang terbakar memiliki luas sekitar 6 meter x 20 meter. Bangunan tersebut sepenuhnya difungsikan sebagai usaha warung lontong malam.
“Untuk penyebab kebakaran sementara diduga akibat hubungan arus pendek listrik. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa,” kata Josua kepada wartawan, Minggu (11/1/2026).
Meski tidak menimbulkan korban, kebakaran itu menyisakan kerugian material yang tidak sedikit. Damkarmat memperkirakan nilai kerugian mencapai sekitar Rp150 juta.
“Setelah api dipadamkan, petugas di lapangan tetap melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa api yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran susulan,” ucapnya.
Dibaca Juga : Diduga Hendak Tawuran, Tujuh Remaja Diamankan Polisi di Tanjung Morawa
Josua juga meminta masyarakat, khususnya di kawasan permukiman padat yang difungsikan sebagai lokasi usaha, agar menjadikan peristiwa ini sebagai pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik.







This is a useful article on a well-maintained website.
certainly like your web site but you need to take a look at the spelling on quite a few
of your posts. Several of them are rife with spelling issues and I in finding it very bothersome to tell the reality then again I will surely come back again.