80 Tahun Rusak, Warga Naga Raja I dan Panglong Sergai Keluhkan Jalan Tak Kunjung Dibangun
Masyarakat yang tinggal di Desa Naga Raja I dan Desa Panglong, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), membeberkan kekecewaan terhadap pemerintah lantaran jalan utama di wilayah mereka hingga kini belum tersentuh pembangunan.
Menurut warga, kondisi jalan yang memprihatinkan itu telah berlangsung selama sekitar 80 tahun. Bahkan sejak pemekaran dari Kabupaten Deli Serdang menjadi Kabupaten Serdang Bedagai yang kini telah berusia 22 tahun, pembangunan jalan tersebut belum juga dirasakan warga.
Jalan sepanjang 7 kilometer itu akan tetap berlumpur dan licin saat musim hujan, sehingga mengancam keselamatan warga. Sementara saat musim kemarau, debu tebal beterbangan dan mengganggu pernapasan serta jarak pandang pengguna jalan. Jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, sehingga warga sangat berharap adanya pembangunan jalan aspal hotmix.
Legino, warga Dusun V Desa Limbong yang kerap melintasi jalan tersebut, berharap Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai dapat berlaku adil dan merata dalam pembangunan infrastruktur. Ia mengatakan, akses jalan ini menghubungkan dua kecamatan, yakni Dolok Merawan dan Sipispis.
Baca juga : Jalan Rusak di Belawan Telan Bus Listrik, Arus Lalu Lintas Lumpuh
“Jalan ini tidak buntu, melainkan menghubungkan dua kecamatan. Kami juga ingin merasakan dampak pembangunan dari pemekaran Kabupaten Serdang Bedagai yang sudah berusia 22 tahun. Kenapa daerah lain bisa diaspal, sementara kami tidak? Kami mohon jangan ada pilih kasih. Tolonglah adil dan merata dalam membangun infrastruktur. Dengan kondisi seperti ini, kami belum merasakan tujuan pemekaran. Masih sama saja seperti zaman Deli Serdang dulu,” ungkapnya, Kamis (8/1/2026).
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Serdang Bedagai, Abdurrahman Purba, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa ruas jalan tersebut akan menjadi perhatian pemerintah daerah dalam perencanaan program pembangunan jalan.
“Terima kasih atas atensinya. Ruas jalan tersebut tetap menjadi perhatian dalam pemrograman kegiatan jalan, dan mudah-mudahan secepatnya pembangunan di ruas jalan tersebut dapat terealisasi,” ujarnya.






