Wanita Lansia Tewas Tertabrak Kereta Api di Sinaksak, Simalungun
Timala br Silaban, 60 tahun ditemukan meninggal dunia setelah tertabrak kereta api barang di perlintasan liar Lorong 7, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Jumat (14/3/2025) sekitar pukul 13.00 WIB. Korban diduga tertabrak saat berjalan pulang dari ladang yang tak jauh dari lokasi kejadian. “Memang selalu lewat sini, mungkin tadi ditabrak waktu pulang dari ladang (korban),” ujar suami korban bermarga Sianipar.
Dibaca Juga : Antisipasi Macet Parah, Bus Pariwisata Dilarang Masuk Parapat Saat Libur Lebaran 2025
PT KAI mengaku masih menunggu laporan lengkap terkait insiden tersebut. “Kami mendapat informasi ada yang tertabrak, tetapi kronologi pastinya masih kami dalami,” kata petugas PT KAI Pematangsiantar, Edo. Dia menambahkan perlintasan tersebut bukan jalur resmi, sehingga tidak memiliki penjagaan rutin. “Kalau hari biasa memang tidak ada penjagaan. Ini kereta api dari arah Medan menuju Siantar,” ujarnya.
Petugas kepolisian bersama Babinsa, Lurah, dan warga sekitar langsung mengevakuasi jenazah korban ke ruang forensik RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar. Pasca tertabrak, kondisi tubuh korban lengkap, namun terdapat luka di bagian kepala yang diduga akibat benturan dengan benda keras.
Insiden ini kembali menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat akan keselamatan di sekitar jalur kereta api. Banyaknya perlintasan kereta api yang tidak dilengkapi palang pintu menjadi faktor risiko yang sering diabaikan. Keluarga korban pun diliputi duka mendalam. “Ibu kami adalah sosok yang baik. Kami tidak menyangka kejadian ini akan terjadi,” ujar salah seorang keluarga korban dengan suara terbata-bata.
Dibaca Juga ; Proyek Jalan Rp16 Miliar di Kecamatan Pematang Sidamanik Ambrol, Diduga Gagal Konstruksi
Pihak berwajib dan PT KAI terus mendorong upaya peningkatan keselamatan di sekitar jalur kereta api, termasuk sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih waspada saat melintas di area rel. Tragedi ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk selalu memperhatikan keselamatan diri, terutama di area rawan seperti perlintasan kereta api. Semoga kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.






