Wali Kota Tanjungbalai Ungkap Penyebab Penurunan TPT 2025
Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim menyatakan tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun 2025 di Kota Tanjungbalai tercatat sebesar 3,81 persen, angka itu turun dibandingkan TPT di tahun 2024 sebesar 4,08 persen.
Capaian penurunan angka TPT itu disampaikan Wali Kota saat menyampaikan paparan strategi penurunan angka pengangguran kepada Kemendagri melalui zoom meeting agenda penilaian presentasi kepala daerah, dalam rangka apresiasi kinerja pemerintah daerah dimensi penurunan tingkat pengangguran, Rabu (1/4/2026) kemarin.
Wali Kota Mahyaruddin memaparkan,
Kota Tanjungbalai pada semester ke 2 tahun 2024 memiliki jumlah penduduk 190.135 jiwa dengan jumlah angkatan kerja sebesar 99.593 jiwa dan tingkat partisipasi kerja sebesar 73,02 persen.
Kota Tanjungbalai dikenal bukan sebagai kota industri, sebagian besar bergerak pada sektor Jasa dan perdagangan sehingga dalam mengatasi pengangguran fokus kepada pengaduan pelaku ekonomi kreatif dan UMKM yang memerlukan penanganan terarah dan terintegrasi.
Sebagai bentuk komitmen mewujudkan visi Tanjungbalai “Emas”, Pemkot Tanjungbalai menetapkan isu pengangguran sebagai prioritas strategis dalam RPJMD 2025–2029, dengan fokus pada perluasan kesempatan kerja dan peningkatan kualitas tenaga kerja, pelatihan Kerja dan pemagangan.
Baca juga : Pasar Kerja Membaik: TPT Turun, Angkatan Kerja Indonesia Terus Bertambah
Dikatakan Mahyaruddin, langkah konkret untuk mengatasi tingkat pengangguran terbuka atau TPT, upaya yang telah dilakukan antara lain merevitalisasi sektor jasa dan perdagangan, penguatan UMKM melalui pelatihan, bantuan peralatan dan akses pasar, serta perluasan program magang dan sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja, khususnya lulusan SMK.
Strategi lain melaksanakan MoU dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Kota Medan, membangun kerjasama pelaksanaan pelatihan berbasis kompetensi dengan Baznas Tanjungbalai, Pelaksanaan JobFair/Bursa Kerja Ketenagakerjaan, Pelaksanaan Link and Match (kolaborasi dengan 6 SMK di Kota Tanjungbalai), menyediakan lahan peruntukan kawasan industri bagi calon investor dan penanganan sedimentasi sungai asahan dan sungai silau.
Pada tahun 2025, Pemko Tanjungbalai juga telah bekerjasama dengan beberapa LPKS seperti Swadaya Training Center, Mandiri Kursus, Vijaya Learning Center, Papindo Education Center, Royal Skill Training, Melda Salon Training Center dan Sumi Garmen dengan total tenaga kerja yang dipakai 1.180 orang
Untuk inovasi, Dinas Tenaga Ketenagakerjaan telah mengembangkan Sistem Informasi Ketenagakerjaan Kota Tanjungbalai (SIKAT) yang dapat diakses melalui sikat.tanjungbalai.go.id layanan berbasis online yang memuat informasi ketersediaan lowongan kerja antar kerja lokal (AKL), antar kerja antar daerah (AKAD), antar kerja antar negara (AKAN), pemagangan dalam negeri, pemagangan luar negeri, maupun program produktivitas.
“Kedepannya, Pemkot Tanjungbalai juga menargetkan peningkatan jumlah peserta pelatihan dan penempatan kerja secara bertahap hingga tahun 2027,” kata Mahyaruddin Salim.
Baca juga : DPRD Sumut: Program Magang Kemnaker Dinilai Efektif Tekan Pengangguran
Ia menambahkan, keberhasilan penurunan pengangguran tentu membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Selain itu, kebijakan strategis seperti kemudahan perizinan bagi perusahaan padat karya, pemberian stimulus kewirausahaan, serta penyusunan Rencana Tenaga Kerja Daerah (RTKD) terus diperkuat.
“Adanya kolaborasi yang kuat, kami optimistis dapat menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dengan upaya ini (kolaborasi), TPT tahun 2029 kami targetkan mengalami penurunan,” katanya.
Sesuai catatan, persentase capaian pengurangan TPT dari tahun 2020 hingga 2025 di Kota Tanjungbalai terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2020 sebesar 6,75 persen, tahun 2021 (6,59 persen), tahun 2022 (4,62 persen), tahun 2023 (4,47 persen), tahun 2024 (4,08 persen), dan tahun 2025 TPT di Kota Tanjungbalai turun menjadi 3,81persen.
Meski TPT itu berada sedikit di atas rata-rata provinsi dan nasional sebesar 4,74 persen, namun tren penurunan yang terjadi menunjukkan arah positif dan konsisten yang cukup signifikan dalam komitmen Pemkot Tanjungbalai dalam mengurangi TPT.







ALO8 mang đến thế giới giải trí trực tuyến với nhiều lựa chọn như slot game, casino live, cá cược thể thao, bắn cá và xổ số đa dạng. Giao diện được thiết kế hiện đại giúp người chơi thao tác thuận tiện trên cả điện thoại và máy tính. Hệ thống thanh toán được vận hành nhanh chóng kết hợp công nghệ bảo mật nhiều lớp nhằm đảm bảo an toàn cho mọi giao dịch. Ngoài ra ALO8 còn thường xuyên triển khai nhiều chương trình khuyến mãi cùng đội ngũ hỗ trợ 24/7 giúp người chơi yên tâm trải nghiệm tại ALO8.