Upaya Melerai Pertikaian, Kepling di Belawan Terluka Akibat Pukulan Balok
Bermaksud melerai pertikaian antar warga, Riswan Helmi selaku Kepala Lingkungan (Kepling) 14 Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan terkapar di aspal akibat bagian tengkuknya dipukul balok oleh orang tak dikenal (OTK) hingga kini masih terkapar dirumahnya, Sabtu (5/4/2025).
Informasi yang diperoleh awak media, Minggu (6/4/2025) dari istri korban Lili, bahwa saat itu suaminya yang sehari-harinya menjabat kepling melihat ada pertikaian antar warga ditengah di jalan raya Stasiun Belawan.
Korban saat itu memisahkan kedua kelompok warga yang bentrok dan berusaha menenangkan ke dua belah pihak dengan maju ke depan.
Namun tiba-tiba dari arah belakang ada seseorang tidak dikenal dengan membawa sepotong kayu broti langsung mengayunkan ke bagian belakang tengkuk korban.
Akibat pukulan tersebut Riswan sempat terjatuh ke aspal dan diangkat warga kemudian dibawak ketepi jalan.
Baca Juga : Makin Berani: Begal Serang Korban Tak Bersalah, Keamanan Deli Serdang Terpuruk
Tengkuk korban dipukul balok hingga lembam, tapi tidak tau siapa pelakunya.
Bentrok kedua kelompok warga terjadi pada Jumat sore (04/04/2925) berhasil dibubar petugas Polres Pelabuhan Belawan dan petugas Polsek.
Namun pada malam harinya bentrok kembali terulang lagi sekitar 30 menit karena petugas cepat datang dan membubarkan mereka.
Warga berharap kepada petugas Kepolisian Polres Pelabuhan Belawan agar bertindak tegas bagi pekaku bentrok.
Petugas jangan hanya membubarkan saja tapi harus menangkap para pelakunya terutama yang membawa senjata tajam, agar ada epek jera bagi mereka yang bentrok.
Akibat dari pelaku bentrok dua kelompok, Jalan Raya Stasiun menjadi macat bagi pengguna kendaraan roda dua dan roda empat.
Karena di Belawan sering terjadi bentrok maka Inspektor enggan menanamkan modalnya untuk pembangunan Kota Belawan.






