Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Tragis, Korban Tenggelam di Sungai Bah Bolon Simalungun Ditemukan 300 Meter dari Lokasi Awal

Tragis, Korban Tenggelam di Sungai Bah Bolon Simalungun Ditemukan 300 Meter dari Lokasi Awal

Seorang pemuda bernama Noprianto Simanjuntak, 19 tahun, yang sebelumnya dilaporkan hilang usai terjatuh ke Sungai Bah Bolon, Nagori Amborokan Panei Raya, Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun ditemukan pada Senin (15/12/2025). Korban ditemukan sekitar 300 meter dari titik awal kejadian.

Dibaca Juga : LPPM UMSU Turun ke Tapteng, Salurkan Bantuan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Korban Bencana

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (14/12/2025). Korban diketahui berangkat memancing bersama rekannya ke Sungai Bah Bolon sejak siang hari. Namun hingga malam, korban tidak kembali dan diduga terjatuh ke sungai yang saat itu memiliki arus cukup deras.

Mendapat laporan orang hilang, unsur pemerintah kecamatan, nagori, aparat kepolisian, TNI, serta masyarakat setempat langsung melakukan pencarian dengan menyisir bantaran Sungai Bah Bolon. Upaya pencarian dilakukan secara manual mengingat keterbatasan peralatan dan kondisi sungai.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Simalungun, Victor Purba, mengatakan pihaknya sejatinya telah menyiapkan tim gabungan untuk turun ke lokasi bersama Basarnas. Namun sebelum tim tiba, korban sudah lebih dulu ditemukan oleh warga.

“Kami sebenarnya berencana turun hari ini bersama Basarnas, karena pencarian di sungai memerlukan tim yang memiliki keahlian menyelam. Tidak semua personel memiliki kemampuan tersebut,” ujar Victor, Senin sore.

Ia menjelaskan tim BPBD Simalungun dari Kecamatan siantar yang bergabung dengan Basarnas akan bergerak menuju lokasi. Namun, pihaknya menerima informasi dari Camat Raya Kahean bahwa korban telah ditemukan.

“Setelah mendapat informasi tersebut, tim yang di perjalanan langsung putar balik. Sementara sebagian personel BPBD yang sudah berada di lokasi diarahkan untuk membantu penanganan di puskesmas,” katanya.

Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekitar 300 meter dari lokasi awal diduga terjatuh. Selanjutnya, korban dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Dibaca Juga : Air Bersih Krisis Tiap Musim Libur, Warga Parapat Desak PDAM Ambil Solusi Nyata

Peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama di lokasi dengan arus deras, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Komentar
Bagikan:

5 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan