Tragedi Dini Hari di Hamparan Perak, Seorang Wanita Tewas Terpanggang di Dalam Rumah
Dua unit rumah semi permanen di Gang Masjid, Klambir V Kampung, Hamparan Perak, ludes dilalap sijago merah, Minggu (8/2/2026) dini hari.
Dibaca Juga : Adu Kuat Dua Sepeda Motor di Jalan SM Raja Siantar, Empat Pria Tersungkur Luka Parah
Dua rumah itu diketahui milik Datok Hafrizal dan Abdul Rasyid. Akibat peristiwa tersebut, seorang anak Abdul Rasyid tewas terpanggang di dalam rumah.
Menurut Abdul Rasyid, insiden itu terjadi saat ia sedang bekerja jaga malam di salah satu kompleks di kawasan itu. Ia mendapat kabar jika rumahnya terbakar dan langsung pulang.
“Saya lagi kerja jaga malam. Yang di rumah dua anak saya perempuan. Yang satu bisa lari, satu lagi mungkin sudah tidak sempat lari,” ucapnya ditemui di lokasi.
Dijelaskan ayah empat anak itu, anaknya yang tewas bernama Nur Safnah, 36 tahun. Dikatakannya, Nur merupakan anak ketiga dan memiliki kebutuhan khusus.
“Anak saya empat, yang satu di luar negeri kerja. Yang satu paling kecil laki-laki, dia tidur di rumah kawannya. Jadi yang tinggal di rumah anak nomor tiga dan empat. Dua-duanya ini memiliki keterbelakangan,” tuturnya.
Akibat kejadian itu, Rasyid mengaku kini tinggal di rumah keluarganya. Sementara anaknya yang tewas telah dimakamkan di taman pemakaman umum tak jauh dari kediamannya. “Sudah dikubur tadi sebelum dzuhur. Sekarang tinggal menumpang di rumah famili,” ujarnya.
Sementara Datok Hafrizal mengatakan, rumah tersebut ditempati anaknya, Depi Hafiz, dan keluarganya. Saat kejadian, satu keluarga yang sedang terlelap tidur merasakan panas. Mengetahui rumah Abdul Rasyid terbakar, ia pun menyelamatkan anak dan istrinya keluar rumah.
“Anak saya yang tinggal di rumah ini. Kalau apinya, mungkin dari listrik, entah dari obat nyamuk. Karena yang di rumah Abdul Rasyid itu kan anaknya yang agak berkebutuhan khusus,” katanya.
Dibaca Juga : Selamat dari Kecelakaan Mengerikan di Tol Jagorawi, Ini Fakta Lengkap Kasus Diva Siregar
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomor, ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait kebakaran tersebut. “Masih lidik, dugaan sementara karena arus pendek listrik,” ujarnya.






