TNI Turun Tangan Bangun Jembatan Bailey di Langkat, Progres Pengerjaan Sudah 40 Persen
Sejumlah personel prajurit TNI dikerahkan untuk membantu pembangunan jembatan Bailey di perbatasan Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, dan Desa Banjaran Raya, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Kamis (15/1/2026). Pembangunan jembatan ini bertujuan memulihkan akses transportasi vital yang menghubungkan kedua kecamatan tersebut.
Dibaca Juga : Kepala BBPJN Sumut Nonaktif Mengaku Terima Uang Rp375 Juta di Sidang Suap Jalan
Pengerjaan dipimpin Kapten Czi M Fajar Arismunandar dengan melibatkan 23 personel gabungan dari berbagai satuan, yakni Yonzipur 1/Dhira Dharma, Yonzikon 14/SWS, Yonzipur 11/Durga Wane, serta Babinsa Koramil 07/Stabat Kodim 0203/Langkat.
Dijelaskan Kapten M Fajar, jembatan yang dibangun merupakan tipe Bailey 2-1 dengan panjang 30 meter dan lebar 3,65 meter. Infrastruktur ini sangat dinantikan masyarakat karena menjadi jalur utama aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas warga antarwilayah.
“Untuk mendukung kelancaran pekerjaan, TNI juga mengerahkan alat berat seperti mobile crane 25 ton, excavator, dan armada long cargo,” ucapnya.
Hingga Kamis sore pukul 17.00 WIB, progres pembangunan telah mencapai sekitar 40 persen. Saat ini, personel fokus pada pemasangan gelagar lintang sebagai bagian utama struktur jembatan sebelum dilanjutkan ke tahap pemasangan lantai dan pelapis aus.
“Seluruh material pendukung, termasuk baut, balok pengapit, dan papan lantai, telah tersedia di lokasi,” katanya.
Dibaca Juga : Bus Perintis Bersubsidi Hadir di Deli Serdang, Akses Transportasi Wilayah Terpencil Kian Terbuka
Pembangunan jembatan Bailey dipilih karena dinilai efisien dan kuat untuk penanganan akses darurat maupun permanen. Dandim 0203/Langkat melalui jajaran di lapangan memastikan pengerjaan akan terus dikebut agar jembatan segera dapat difungsikan dan aktivitas masyarakat kembali normal.






