Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Tiga Pemotor Jadi Korban Geng Motor di Jalan Mistar Medan, Dianiaya dan Dibegal

Tiga Pemotor Jadi Korban Geng Motor di Jalan Mistar Medan, Dianiaya dan Dibegal

Aksi geng motor kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini, tiga pengendara sepeda motor menjadi korban penganiayaan brutal sebelum akhirnya dibegal di kawasan Jalan Mistar.

Peristiwa yang viral di media sosial tersebut terjadi pada Selasa (17/3/2026) malam di Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah. Saat kejadian, ketiga korban diketahui berboncengan menggunakan sepeda motor Vario.

Menurut keterangan kepala lingkungan (kepling) setempat, korban sempat diikuti sekelompok pengendara motor yang diduga merupakan geng motor. Tak lama kemudian, para pelaku mendekat dan langsung melakukan penyerangan secara brutal.

“Kira-kira ada 12 orang naik sepeda motor. Mereka membawa senjata tajam, stik golf, dan pemukul bisbol. Korban dikejar hingga jatuh ke pinggir jalan, lalu dipukuli dan motornya dibawa kabur,” ucap Afifah Nurhidayati saat ditemui, Rabu (18/3/2026).

Akibat kejadian tersebut, ketiga korban mengalami luka-luka. Pengendara sepeda motor mengalami luka lecet di siku dan kaki kanan, serta memar di pelipis dan kepala. Sementara rekannya mengalami luka di bagian kaki dan kepala akibat hantaman benda tumpul.

Baca juga : Mahasiswa Universitas Sumatera Utara Nyaris Dibegal di Pajus, Pelaku Mengaku Polisi

“Jumlah mereka banyak, tidak terhitung,” tambahnya.

Afifah menyebutkan bahwa baik korban maupun para pelaku bukan merupakan warga setempat, namun aksi kekerasan tersebut terjadi di wilayah lingkungannya.

Usai kejadian, para korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Mereka langsung dibawa ke rumah sakit, jadi saya tidak sempat menanyakan identitas ataupun alamat mereka,” ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Medan Baru, Bambang Gunanti Hutabarat, membenarkan adanya peristiwa penyerangan yang berujung pembegalan tersebut.

“Peristiwa itu benar terjadi. Namun hingga saat ini korban belum membuat laporan resmi ke polisi. Kami sudah mengecek tempat kejadian perkara dan masih menunggu laporan dari korban,” jelasnya.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan