Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Tertibkan PKL, Wali Kota Tanjungbalai Terjun ke Lapangan

Tertibkan PKL, Wali Kota Tanjungbalai Terjun ke Lapangan

Komitmen menata wajah kota ditunjukkan langsung oleh Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, yang turun ke lapangan pada Rabu (1/4/2026) malam untuk memimpin sosialisasi dan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan inti kota.

Kegiatan diawali dengan apel gabungan yang dipimpin Wali Kota, didampingi Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina serta jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Penertiban ini menjadi langkah awal pemerintah dalam menata aktivitas PKL agar lebih tertib tanpa menghilangkan mata pencaharian masyarakat.

Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa penataan ini bukan bentuk pelarangan, melainkan pengaturan agar kota menjadi lebih bersih, rapi, indah, dan nyaman.

“Pemerintah tidak melarang PKL berjualan, tetapi kita atur sesuai regulasi agar lebih tertib dan mencerminkan wajah Kota Tanjungbalai yang lebih baik,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan masyarakat dalam menyukseskan program tersebut. Menurutnya, penataan ini bertujuan mengurangi kemacetan dan menciptakan ruang publik yang aman serta nyaman bagi semua pihak.

“Kalau terjadi kemacetan, tentu kepala daerah yang disorot. Karena itu, kami ingin membenahi ini bersama-sama,” ujarnya.

Baca juga : PKL Liar di Medan Ditertibkan Satpol PP, Fokus di Pasar dan Kawasan Strategis

Wali Kota turut meminta peran aktif para kepala lingkungan untuk menyosialisasikan kebijakan ini kepada masyarakat, sekaligus mengajak seluruh elemen mendukung upaya pemerintah dalam membangun kota yang lebih tertib dan berkembang.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penataan PKL merupakan bagian dari pembangunan fasilitas publik yang lebih baik, bukan sekadar penertiban semata.

“Ini langkah awal menciptakan ruang kota yang tertib, aman, dan nyaman tanpa mematikan aktivitas ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Pemerintah Kota Tanjungbalai juga memastikan proses penertiban dilakukan secara bertahap, disertai pendekatan humanis melalui sosialisasi dan relokasi, sehingga para pedagang tetap dapat menjalankan usahanya.

Usai apel, Wali Kota bersama tim langsung meninjau sejumlah titik penertiban, di antaranya kawasan Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah, Jalan Cokroaminoto, dan Jalan Ahmad Yani.

Di akhir kegiatan, Wali Kota mengingatkan pentingnya konsistensi pengawasan agar PKL yang telah ditata tidak kembali berjualan di lokasi semula.

“Pemko tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi semua pihak agar program ini berjalan sukses,” pungkasnya.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan