Bukan Adu Kelas, Tapi Adu Pisau! Dua Sopir Bus Eldivo Berakhir Berdarah-darah
Dua sopir bus terlibat saling tikam yang terjadi di sekitar Parluasan, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Kamis (10/4/2025). Kedua pria tersebut kini sama-sama menjalani perawatan medis akibat luka yang diderita. Peristiwa itu terjadi di loket Bus Eldivo, yang berada di Parluasan, Kecamatan Siantar Utara.
Kedua korban mengalami luka tusuk di bagian lengan kanan, diduga akibat menggunakan senjata tajam saat pertikaian terjadi. “Awalnya hanya saling ejek, lalu dorong-dorongan. Tiba-tiba salah satu sopir mengeluarkan pisau, dan yang lain juga membalas,” ujar seorang pedagang di lokasi. Aksi saling serang itu berlangsung cepat, membuat penumpang dan warga berlarian menghindari kejadian. Kedua sopir terluka cukup parah dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Kapolsek Siantar Utara, AKP Jahrona Sinaga, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dikatakannya aksi saling tikam terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. “Benar, telah terjadi penusukan antara sesama sopir bus di Parluasan, tepatnya di loket Bus Eldivo,” ujar Jahrona
Darah berceceran di sekitar loket tiket, menunjukkan betapa brutalnya insiden tersebut. Petugas keamanan terminal dan polisi akhirnya turun tangan untuk meredakan situasi. “Kami sudah amankan barang bukti, termasuk senjata tajam yang digunakan. Kedua pihak akan diperiksa lebih lanjut,” kata Kapolsek setempat.
Insiden ini bukan kali pertama terjadi di Terminal Eldivo. Persaingan antar-sopir kerap memicu ketegangan, terutama di rute-rute yang sama. Namun, ada dugaan bahwa konflik ini juga dipicu masalah pribadi yang sudah lama terbawa. “Ini harus jadi perhatian perusahaan dan pihak terminal. Jangan sampai sopir main hakim sendiri,” tegas seorang pengamat transportasi.
Dibaca Juga : Pantai Bebas Parapat Banjir Wisatawan Saat Libur Lebaran, Destinasi Favorit Keluarga!
Kedua korban kini dirawat di RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar. “Keterangan sementara dikarenakan adu mulut dan timbulnya kesalahpahaman,” ucap Jahrona. Lanjutnya, saat ini pihaknya melakukan penyelidikan terkait kasus saling tikam itu.






