Siswa SMPN 3 Tebing Tinggi Tak Bisa Terima Rapor Karena Buku Paket Hilang
Seorang siswa kelas IX SMPN 3 Kota Tebing Tinggi tidak bisa menerima rapor lantaran menghilangkan 5 buku paket dari sekolah.
Menurut Eko Permadi, orang tua siswa tersebut, sejak kelas VIII anaknya tak bisa menerima dan melihat rapor.
Baca juga : Madrasah Jamaiyah Mahmudiah Sekolah Tempat Amir Hamzah dan Adam Malik Belajar
Eko Permadi mengungkapkan telah mendatangi wali kelas, memohon agar diberikan dispensasi karena putranya telah menghilang buku paket.
“Namun wali kelas meminta ganti buku sebesar Rp250.000. Manalah ada uang ku. Aku cuma tukang becak,” ucapnya pada Mistar, Senin (5/5/2025) di warung kopi, Jalan Thamrin, Kota Tebing Tinggi.
Baca juga : SPMB 2025 Bikin Pusing! Kepala Sekolah & Warga Simalungun Kebingungan Hadapi Aturan Baru
Dijelaskannya, buku-buku paket itu hilang saat rumahnya kebanjiran.
“Buku paket itu hanyut waktu rumah kami kena banjir. Kami mohon kepada pihak SMPN 3 untuk membantu kami. Dari kelas VIII sampai kelas lX, saya tidak bisa melihat nilai anak saya,” ujarnya.
Baca juga : Manfaatkan Libur Sekolah Tanpa Gadget, Anak-anak di Binjai Main Burung Merpati
Yeni, Kepala Sekolah SMPN 3 Kota Tebing Tinggi yang dikonfirmasi mengatakan, hal ini dilakukan agar ada bentuk tanggung jawab bagi siswa yang menghilangkan buku paket.
“Kasihan adik kelasnya nanti. Begitupun suruh saja orang tuanya datang, biar ada solusi,” katanya.






