Simalungun Siap Gelar TKA SD dan SMP Mulai April, Pelaksanaan Dilakukan Bertahap
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menyatakan kesiapan melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang dijadwalkan mulai 6 April 2026.
Dibaca Juga : Binjai Salurkan 667 Ton Beras dan 135 Ribu Liter Minyak, Puluhan Ribu Warga Terbantu
Meski demikian, pelaksanaan ujian berbasis teknologi tersebut akan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan keterbatasan sarana di sejumlah sekolah.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Simalungun, Frits Ueki Damanik, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh sekolah untuk mempersiapkan fasilitas pendukung pelaksanaan TKA.
“Fasilitas sudah dipersiapkan. Kita pastikan TKA ini bisa terlaksana,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Ia menjelaskan, penerapan sistem berbasis komputer belum dapat dilakukan secara serentak di seluruh sekolah. Oleh karena itu, pelaksanaan dilakukan bertahap sesuai kesiapan masing-masing satuan pendidikan.
“Pelaksanaannya tidak bisa langsung menyeluruh, tetapi bertahap. Tapi kita optimistis ujian tetap berjalan dengan baik,” katanya.
Sebagai bagian dari persiapan, seluruh sekolah sebelumnya telah melaksanakan gladi atau simulasi TKA pada bulan lalu. Langkah ini dilakukan untuk meminimalisir kendala teknis saat ujian berlangsung.
Secara keseluruhan, pelaksanaan TKA di Simalungun melibatkan ratusan sekolah. Untuk jenjang SMP, terdapat 156 sekolah di 32 kecamatan, terdiri dari 63 SMP negeri dan 93 SMP swasta. Sementara itu, pada jenjang SD terdapat 740 sekolah, dengan rincian 672 SD negeri dan 68 SD swasta.
Pelaksanaan TKA dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih satu bulan. Dalam periode tersebut, masing-masing sekolah akan menyesuaikan jadwal ujian berdasarkan kesiapan sarana dan jumlah peserta didik.
Di sisi lain, Dinas Pendidikan mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama terkait keterbatasan perangkat komputer di beberapa sekolah. Kondisi ini menjadi salah satu alasan utama pelaksanaan TKA dilakukan secara bertahap.
Dibaca Juga : Tragis di Siantar! Suami Nekat Sayat Wajah Istri, 127 Jahitan Tinggalkan Luka Permanen
Meski begitu, Pemerintah Kabupaten Simalungun tetap berkomitmen memastikan seluruh siswa dapat mengikuti TKA dengan lancar. Koordinasi dengan pihak sekolah pun terus dilakukan guna mengatasi berbagai kendala teknis di lapangan.






