Sampah Menumpuk di Depan Rumah Dinas Bupati Langkat Usai Ajang Road Race
Stabat, Langkat – Ajang balap motor FR-99 Road Race Championship 2025 yang digelar di Jalan Proklamasi, Stabat, Kabupaten Langkat, meninggalkan tumpukan sampah yang mencemari kawasan pusat pemerintahan. Sampah makanan dan minuman berserakan di sepanjang jalan, taman, dan area publik lainnya, termasuk di depan Rumah Dinas Bupati Langkat, Kantor Polres, dan DPRD Langkat. Pemandangan tersebut mencoreng wajah kawasan perkantoran yang seharusnya bersih dan tertata .
Warga setempat menyayangkan kurangnya tanggung jawab panitia dalam menjaga kebersihan usai acara. “Sampahnya berserakan di Jalan Proklamasi, padahal itu jalan protokol. Di situ ada kantor dan rumah dinas Bupati, Kantor Polres, dan DPRD Langkat. Harusnya panitia membersihkan sampah setelah acara selesai,” ujar Angga, warga Stabat
Selain masalah kebersihan, kerusakan fasilitas umum seperti taman juga menjadi perhatian warga. Mereka berharap panitia segera membersihkan sisa sampah agar Kota Stabat kembali bersih dan tertata .
Pasca event FR 99 Road Race Championship 2025 yang digelar Minggu (13/4/2025), terlihat tumpukan sampah di sejumlah titik. Salah satunya di Jalan Proklamasi, Stabat, tepat di samping rumah dinas Bupati Langkat.
Hingga Senin (14/4/2025), sampah masih berserakan di lokasi. Warga yang melintas mengeluhkan sampah tersebut. Masyarakat menilai, panitia tidak bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan setelah acara selesai.
“Sampahnya berserakan di Jalan Proklamasi, padahal itu jalan protokol. Di situ ada kantor dan rumah dinas Bupati, Kantor Polres, dan DPRD Langkat. Harusnya panitia membersihkan sampah setelah acara selesai,” ujar Angga, warga Stabat.
Warga juga berharap panitia segera membersihkan sisa sampah agar Kota Stabat kembali bersih dan tertata.
Pihak pemerintah daerah diharapkan segera melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan kegiatan di ruang publik, terutama yang melibatkan massa besar. Kebersihan dan kelestarian fasilitas umum harus menjadi prioritas bersama, baik bagi panitia, peserta, maupun penonton. Warga berharap kejadian serupa tidak terulang, dan ke depan, setiap kegiatan disertai dengan tanggung jawab penuh terhadap dampaknya, termasuk penanganan sampah dan pemulihan area yang digunakan.
Baca juga : Pedagang Minyak Eceran Korban Kebakaran di Binjai Jalani Perawatan Medis






