Resmi Latih PSMS Medan, Ini Profil dan Jejak Karier Eko Purdjianto
PSMS Medan resmi menunjuk Eko Purdjianto sebagai Head Coach tim Ayam Kinantan. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi klub, @official_psmsmedan, dan langsung mendapat respons positif dari para pendukung setia Ayam Kinantan.
“Welcome Coach @epurdjianto. All the best, we fight till the end,” tulis akun @official_psmsmedan melalui instagram pribadinya, Senin (7/1/2026).
Nama Eko Purdjianto bukan sosok asing di kancah sepak bola Indonesia. Pria kelahiran Semarang pada 1 Februari 1976 itu mengawali karier sebagai pemain profesional sebelum bertransformasi menjadi pelatih.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam perjalanan kepelatihannya, baik sebagai asisten pelatih maupun staf teknis senior di sejumlah klub besar.
Sebelum bergabung dengan PSMS Medan, Eko sempat memperkuat jajaran kepelatihan PSIS Semarang sebagai manajer tim sekaligus asisten pelatih pada kompetisi Liga 1 musim 2023/2024.
Baca juga : Kapten PSMS Ungkap Harapan STY Kembali Tangani Timnas Indonesia
Peran tersebut memberinya pengalaman berharga dalam mengelola tim di level tertinggi sepak bola nasional.
Selain PSIS, Eko juga pernah terlibat bersama Persis Solo, membantu tim tampil kompetitif di Liga 2. Kiprahnya tidak hanya terbatas di level klub.
Ia juga menjadi bagian dari tim kepelatihan Timnas Indonesia U-22 yang sukses mempersembahkan medali emas SEA Games 2023 di Kamboja, sebuah prestasi bersejarah bagi sepak bola Indonesia.
Selain itu, jejaknya di klub Bali United turut mempertegas kapasitasnya sebagai pelatih berpengalaman. Saat berada di staf teknis klub asal Pulau Dewata tersebut, ia ikut ambil bagian dalam perjalanan tim meraih runner-up Liga 1 2017 serta gelar juara Liga 1 2019.
Ia tidak hanya dikenal sebagai pelatih kompetitif, Eko Purdjianto juga memiliki perhatian besar terhadap pembinaan pemain muda. Ia sempat terlibat dalam program pengembangan Timnas Indonesia U-19, termasuk pada periode sukses meraih gelar juara Piala AFF U-19.
Diketahui, penunjukannya diumumkan setelah pelatih PSMS Medan sebelumnya, Kas Hartadi, dikabarkan berpisah usai melatih selama setengah musim sejak Juli 2024 lalu.






