Perkuat Penanganan Bencana, PUPR Sumut Alokasikan Rp46 Miliar untuk Alat Berat
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengalokasikan anggaran untuk pengadaan alat berat pada tahun 2026. Pengadaan tersebut dilakukan sebagai upaya mendukung penanganan bencana alam di wilayah Sumut.
Kepala Bidang Perencanaan Dinas PUPR Sumut, Harry Rizal Hasibuan, mengatakan lebih dari Rp40 miliar telah dianggarkan untuk pengadaan alat berat pada tahun ini.
“Untuk alat berat, kita alokasikan anggaran sebesar Rp46 miliar,” ujarnya saat temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (28/1/2026) sore.
Rizal menyampaikan bahwa Dinas PUPR Sumut belajar dari kejadian bencana alam pada November 2025 lalu, ketika ketersediaan alat berat dinilai masih sangat terbatas.
Baca juga : Kolaborasi Kementerian PU–Hutama Karya Percepat Pemulihan Jalan Tarutung–Sibolga Pascabencana
“Seperti yang kita ketahui, saat tanggap darurat bencana tahun lalu kita agak keteteran dalam hal alat berat. Kita bawa ke Tapanuli Utara, tiba-tiba Tapanuli Tengah membutuhkan. Saat dibawa ke Tapteng, di Sipirok juga membutuhkan,” ucapnya.
“Kondisi itu tentu menyulitkan dalam penanganan bencana. Karena itu, pada tahun 2026 ini kita mengalokasikan anggaran sebesar Rp46 miliar untuk pengadaan alat berat,” tambah Rizal.
Meski demikian, Rizal berharap bencana alam serupa tidak terjadi kembali ke depan. Namun, alat-alat berat tersebut tetap disiapkan sebagai bentuk antisipasi dan dukungan bagi daerah yang membutuhkan.
“Salah satunya pengadaan beko sebanyak empat unit dan ekskavator empat unit, serta beberapa alat lainnya. Alat ini akan kita siapkan. Kita tentu berharap bencana tidak terjadi lagi, tetapi ini sebagai langkah antisipasi dan dukungan bagi kabupaten dan kota yang terdampak,” katanya.






