Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Proyek Rehabilitasi SDN 030367 Sinehi Rp470 Juta Disorot, Diduga Belum Rampung Tapi Sudah Dibayar Lunas

Proyek Rehabilitasi SDN 030367 Sinehi Rp470 Juta Disorot, Diduga Belum Rampung Tapi Sudah Dibayar Lunas

Pekerjaan Proyek Rehabilitasi Ruang Kelas SD Negeri 030367 Simungun, Kecamatan Siempatnempu Hilir (Sinehi), Kabupaten Dairi, senilai Rp470 juta dengan dua paket sumber dana APBD tahun 2025, terlihat belum rampung atau menggantung, namun telah dibayar lunas oleh Pemerintah Dairi kepada kontraktor.

Dibaca Juga : Rute Penerbangan Bandara Pinangsori Bertambah, Padang dan Pekanbaru Kini Lebih Dekat

Pantauan sejumlah awak media di lokasi proyek menunjukkan, sejumlah ruangan telah dipakai untuk proses belajar mengajar murid dengan kondisi jendela kaca tidak dilengkapi hak angin dan hanya diganjal menggunakan potongan bambu dan kayu, Rabu (21/1/2026).

Pekerjaan pada bagian plafon tidak menyeluruh, sehingga terlihat berbelang. Bahkan, pada sejumlah bagian, plafon lama berbahan triplek yang rusak tidak dilakukan penggantian.

Sementara itu, sejumlah sumber di lokasi kegiatan menyebutkan bahwa per 31 Desember 2025 atau hingga akhir tahun anggaran, pekerjaan belum rampung.

“Dua atau tiga hari ini sepertinya tidak ada yang bekerja, namun hingga hari Sabtu (17/1/2026) kemarin, aktivitas pengerjaan proyek masih berlangsung,” kata sumber.

Ditanya tentang jendela yang tidak dilengkapi hak angin dan hanya diganjal potongan bambu dan kayu, sumber tidak memberikan komentar.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi, Jaspin Sihombing, saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerja, mengaku belum dapat memberi keterangan rinci karena dirinya baru efektif menjabat sebagai Kadis Pendidikan sejak awal Januari 2026.

Jaspin kemudian meminta Sekretaris, Mariady Harsoyo Simanjorang, untuk membantu memberi penjelasan. Sebagaimana diketahui, Mariady Harsoyo Simanjorang merupakan Plt. Kadis Pendidikan Dairi pada tahun 2025.

Mariady menjelaskan bahwa nilai kontrak sebesar Rp399 juta lebih bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2025, dikerjakan oleh CV. AB.

Diakui, pekerjaan tersebut telah dibayar lunas, hanya tinggal jaminan pemeliharaan sebesar 5 persen dari nilai kontrak.

“Dibayar 95 persen, 5 persen lagi jaminan pemeliharaan,” terang Mariady.

Ditanya kenapa dibayarkan lunas padahal pekerjaan diduga masih belum rampung hingga akhir tahun anggaran, dan aktivitas pekerjaan masih berlangsung hingga Sabtu pekan lalu, Mariady tidak merinci.“Mungkin bagian pemeliharaan,” ujarnya.

Ia juga tidak merinci bagian apa saja yang menjadi item pekerjaan yang tertuang dalam kontrak, termasuk alasan mengapa plafon lama yang rusak tidak diganti dan jendela kaca tanpa hak angin hanya disanggah menggunakan potongan kayu.

Mariady membenarkan ada dua paket pekerjaan di SD tersebut, yaitu rehabilitasi ruang kelas dan pekerjaan toilet. Nilai kontrak pekerjaan toilet ditaksir Rp74 juta.

Dibaca Juga : Anggota DPR Tinjau RSA Laksamana Malahayati Tapteng, Soroti Kualitas Layanan Kesehatan

Sebagaimana isu yang beredar, proyek tersebut diisukan dikerjakan oleh seorang berstatus ASN yang bertugas di Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Dairi.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan